Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m...

ASUS ExpertBook P Series, Laptop untuk Karyawan dan Pengusaha

Hari gini, memilih laptop untuk sudah kayak memilih jodoh. Susah-susah gampang, banyak susah daripada gampangnya. Nggak bisa asal pilih karena laptop itu satu modal kerja untuk sebagian orang, semisal saya yang menggeluti industri media kreatif . Kan bisa simak ulasan yang bertebaran di internet! Nah, itu masalahnya juga. Kita sangat mudah menemukan ulasan, testimoni atau apalah namanya yang mengungkapkan kelebihan (terkadang cuma kelebihan) dan kekurangan satu produk, termasuk laptop. Saking banyaknya, malah jadi bingung! Untunglah ASUS mengadakan Media Gathering bareng Blogger Bandung . Saya ikut berpartisipasi mencoba sendiri laptop ASUS, khususnya ExpertBook P Series . Lini laptop bisnis dari ASUS ini dirancang sebagai partner kerja level karyawan, juga para pengusaha. ExpertBook P Series durabilitas atau daya tahannya nggak kaleng-kaleng! Laptopnya menggunakan standar militer . Sudah ada artificial intelligence lagi. ExpertBook P Series cocok sebagai laptop untuk karyawan berbag...

Apakah penulis harus tampil wajah untuk membuat konten video?

Dunia konten sebenarnya bukan hal baru bagi penulis. Penulis mengolah ide menjadi kata dan kalimat, membentuk paragraf, hingga terwujud tulisan utuh. Pelengkap tulisan berupa ilustrasi atau foto, bukan wilayah kreatif penulis lagi. Pekerjaan penulis di hulu atau di awal, penyelesaian hingga publikasi diurus oleh pihak lainnya.  Namun dalam beberapa tahun terakhir, definisi konten berubah dengan sangat cepat. Konten mengacu pada produk audio-visual berupa video pendek. Seolah-olah konten adalah apa yang bisa dilihat dan didengar sekaligus. Penyebutan konten untuk video membuat konten tulisan seakan terpinggirkan, meski sebenarnya awal pembuatan video berupa tulisan atau teks juga. Di sinilah letak tantangannya bagi penulis yang mayoritas introvert. Ketika konten video menuntut penulis muncul di kamera, penulis merasa tidak nyaman. Bukan karena kurang percaya diri, melainkan karena energi kreatif penulis memang tumbuh dari ketenangan, bukan dari sorotan publik. Tampil sebagai figur d...