Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Belajar Bertahan dan Memenangkan Persaingan Bisnis dari IDN Media

 


Akhir tahun 2022, saya cukup terkejut dengan dengan pamitnya beberapa media cetak dari peredaran di tanah air. Media-media cetak tersebut adalah Koran Republika, Tabloid Nova, Majalah Bobo Junior, Majalah Mombi, dan Majalah Mombi SD. Saya seperti harus merelakan sahabat karib pergi untuk selamanya.

Betapa tidak saya terkejut, Tabloid Nova telah memberikan banyak kenangan. Saat kecil saya dan ibu paling suka menyimak resep-resep masakan di Tabloid Nova. Mulai dari sekadar membaca resep sampai mengunting halaman resep menjadi kliping agar mudah dicari.

Memang tidak mudah menjalankan bisnis media di era maraknya sosmed dan platform konten. Terlebih pasca badai pandemic Covid19. Pada pertengahan tahun 2022 saja, resesi telah terjadi di berbagai negara yang membuat gulung tikar berbagai perusahaan. Termasuk perusahaan-perusahaan media.

Tahun 2023 juga diprediksi sebagai tahun yang sulit bagi perekonomian dunia. Meskipun berdasarkan survey Bloomberg resesi Indonesia cukup rendah di kisaran 3%, berbagai industry di Indonesia tetap harus berjuang sekuat tenaga agar tidak ikut gulkung tikar juga.

Berbagai perusahaan pun melakukan antisipasi. Satu di antaranya adalah IDN Media. Kita coba telaah Bersama, yuk, apa saja stratehi IDN Media untuk bertahan bahkan memenangkan persaingan di tahun 2023 berdasarkan press release-nya.

1.  Mengikuti Perkembangan Terkini dengan Membagi Unit Bisnis Menjadi beberapa Kategori

IDN Media yang berdiri sejak 8 Juni 2014 mengukuhkan diri sebagai media platform bagi gen Z dan gen Y. Memiliki 80 juta Monthly Active Users (MAU), IDN Media sadar harus memenuhi keinginan MAU yang berbeda-beda. IDN Media mengembangkan diri sehingga menjadi media platform berbasis teknologi dengan berbagai kategorisasi. Unit bisnis IDN Media terdiri dari 4 kategori yaitu:

  • A.   Content platform yang terdiri dari IDN.
  • B.   Digital media yang meliputi IDN Times, Duniaku.com Popbela.com, Popmama.com, GGWP.ID, Yummy, dan FORTUNE Indonesia.
  • C.   Commercial yaitu IDN Creative, ICE, IDN Event, IDN Programmatic OOH.
  • D.   Entertainment terbagi menjadi IDN Pictures dan JKT48.

Beragam unit bisnis tersebut saling mendukung satu sama lain, menjadi fundamental yang menguatkan IDN Media. Berbagai konten berita dan hiburan disajikan sesuai dengan target pengguna yang khas. Pada tahun 2023, IDN Media akan terus focus menumbuhkan bisnisnya melalui empat kategori itu.

2.  Menangkap Peluang dari Tren Perilaku Warganet dengan Mengembangkan Konten Live Streaming

IDN Research Institute melakukan penelitian untuk mengetahui perilaku warganet. Satu hasil penelitian yang terangkum dalam Indonesia Gen-Z Report 2022, ada kecenderungan Gen-Z suka konten dalam format video , termasuk konten live streaming. IDN Media berusaha memenuhi kebutuhan Gen-Z tersebut dengan IDN Live di platform IDN.

Pada tahun 2023, IDN Media meluncurkan berbagai fitur baru di IDN Live melalui aplikasi IDN, yaitu UGC feature, redemption, serta referral. Siapa saja dapat melakukan streaming dengan UGC feature di IDN Live. Seseorang yang aktif melakukan streaming atau streamers di IDN Live berpeluang mendapatkan penghasilan. Fitur redemption dan referral itu merupakan fitur untuk mendapatkan penghasilan itu.

3.  Mendukung Creator Economy dengan ICE

Ada kecenderungan orang lebih suka menyimak iklan produk dari orang terdekat atau orang berpengaruh. Bukan dari produsennya langsung. Fakta ini membuka peluang bagi kreator konten dan influencer untuk memperkenalkan sampai memasarkan produk dan juga jasa dari brand tertentu. Hal inilah yang disebut creator economy.  

IDN Media mendukung konten kreator dan influencer menggerakkan creator economy melalui ICE (Indonesia Creator Economy). ICE menjadi platform kreator di Indonesia untuk melakukan berbagai kegiaran perekonomian creator. Content creator marketing, content creator trading, content creator representation, financial technology solutions, dan brand & product development. Kabar baiknya, di tahun 2023 ini ICE juga hadir dalam format platform website. Brand fasn creator dapat berkolaborasi sekreatif mungkin di ICE.

Tetap Optimis di Tahun 2023

Perusahaan yang bergerak di indutsri media mengandalkan iklan sebagai satu pemasukan terbesarnya. Di masa resesi tentu belanja iklan menurun. Produsen tidak gampang beriklan kecuali memberikan dampak besar bagi produk atau jasanya. Biaya pemasaran lainpun pastilah mengecil juga.

Kabar baiknya berbagai proyeksi dan analisis menyebutkan bahwa perekonomian Indonesia akan tetap tumbuh di tengah isu resesi di berebgaia negara dunia. Badan Riset dan Inovasi Nasional misalnya menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 4,9% - 5,2% dengan inflasi sebesar 3,25% - 3,75%. Nilai tukar rupiah terhadap USD di kisaran Rp15.676 - Rp15.877/USD. Jadi harusnya kita harus tetap optimis.

Teruslah berinovasi seperti IDN Media. Ikuti perkembangan dan tren, adaptif dengan perubahan. Pilihan bagi perusahaan hanya berubah atau mati pelan-pelan. Berbagai perusahaan besar sudah menjadi contohnya, semisal Nokia yang pernah Berjaya namun kini hanya tinggal nama. Ayo kita berubah menuju arah yang lebih baik.   


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Contoh Surat Keterangan Siswa dengan NISN

Lomba menulis untuk siswa SD, SMP atau SMA seringkali mensyaratkan surat keterangan dari kepala sekolah, lengkap dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat ini untuk menguatkan status siswa di satu sekolah sekaligus sebagai upaya menyadarkan pihak sekolah bahwa ada siswanya yang ingin mengikuti suatu lomba.  Surat Keterangan Siswa Siswa cukup menyampaikan permintaan surat keterangan siswa kepada guru, wali kelas, atau wakil kepala sekolah urusan kesiswaan. Surat keterangan siswa dibuat oleh bagian administrasi sekolah, ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap. Berikut ini merupakan contoh surat keterangan siswa yang belum ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap.    Contoh surat keterangan siswa yang belum dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah Nomor Induk Siswa Nasional Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor identitas unik yang diberikan secara acak kepada setiap siswa di Indonesia oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP),

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang