Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Jomblo Belum Tahu, 4 Tahapan dalam Hubungan Intim Sebagai Proses Biologis yang Alami

Hasil gambar untuk conception

Satu hubungan intim memiliki serangkaian tahapan. Tahapan ini penting untuk dilalui terkait proses biologis yang terjadi di dalam tubuh. Sebab satu hubungan intim pada dasarnya merupakan proses bagi setiap manusia untuk menghasilkan keturunan.

Dikutip dari Hellosehat.com (12/3/2018) tahapan itu meliputi fase rangsangan, fase plateau, fase orgasme dan fase pemulihan.

Fase pertama, rangsangan merupakan tahap awal yang sering disebut foreplay. Fase ini penting sebagai tahap persiapan bagi tubuh suami dan istri.

Rangsang yang terjadi akan melepaskan hormon sehingga jantung berdegup lebih cepat dan melebarkan pembuluh darah. Akibatnya tekanan darah dan pernapasan juga meningkat. Otot akan menegang, pupil pada mata membesar, puting menegang dan kulit bertambah merah.

Fase rangsangan ini dapat berlangsung sekitar 30 detik, sampai beberapa menit lamanya bahkan satu jam.

Fase kedua, plaetau atau masa stabil. Di tahapan ini, jika rangsangan terus berlangsung maka kemaluan pria menegang, sedangkan Miss V melebar dan basah. Gairah yang dirasakan suami istri akan terus memuncak. Pada fase inilah mulai terjadi penetrasi, kemaluan suami mulai ‘masuk’

Fase ketiga, puncak kenikmatan atau orgasme. Fase ini terjadi hanya beberapa detik saja, namun sensasinya mampu bertahan selama beberapa menit. Pada fase ini suami istri dapat secara reflek melakukan gerakan mencengkram akibat kontraksi otot kaki dan tangan.

Pada fase ketiga ini suami mengalami ejakulasi atau mengeluarkan sel-sel sperma untuk membuahi sel ovum sang istri. Suami akan merasakan sensasi nikmat yang merupakan anugerah Tuhan Yang Kuasa.

Orgasme yang terjadi pada sang istri ditandai dengan pengencangan otot pada sepertiga dinding Miss V bagian depan dan kontraksi otot rahim. Sebagian wanita pada tahap ini juga mengeluarkan cairan yang terasa seperti mengompol atau istilahnya squirting.

Fase keempat, pemulihan. Fase ini berlangsung selama beberapa menit hingga setengah jam. Tubuh mulai kembali pada kondisi semula. Otot-otot rileks kembali. Bagian-bagian tubuh yang tadinya membengkak dan berubah warna berangsur pulih ke ukuran dan warna sedia kala.

Hasil gambar untuk husband and wife smile behind blanked

Itulah 4 fase yang terjadi saat hubungan intim. Beberapa ahli sepakat seperti yang diberitakan Kompas.com (24/4/2017), durasi hubungan intim yang normal dapat terjadi sekitar 7 – 13 menit. Artinya keempat tahap itu dapat berlangsung dalam waktu kurang dari 15 menit saja.

Tidak percaya? Apabila kamu masih lajang, kelak saat menikah kamu akan membuktikan dan membenarkannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata

Contoh Surat Keterangan Siswa dengan NISN

Lomba menulis untuk siswa SD, SMP atau SMA seringkali mensyaratkan surat keterangan dari kepala sekolah, lengkap dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat ini untuk menguatkan status siswa di satu sekolah sekaligus sebagai upaya menyadarkan pihak sekolah bahwa ada siswanya yang ingin mengikuti suatu lomba.  Surat Keterangan Siswa Siswa cukup menyampaikan permintaan surat keterangan siswa kepada guru, wali kelas, atau wakil kepala sekolah urusan kesiswaan. Surat keterangan siswa dibuat oleh bagian administrasi sekolah, ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap. Berikut ini merupakan contoh surat keterangan siswa yang belum ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap.    Contoh surat keterangan siswa yang belum dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah Nomor Induk Siswa Nasional Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor identitas unik yang diberikan secara acak kepada setiap siswa di Indonesia oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP),