Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m...

Fingsingkat Fiksi Mini #1: Raka'at Tarawih

Fingsingkat; Fiksi Mini 


Pak RW meninggalkan rapat DKM begitu usul shalat tarawih 23 raka'atnya ditolak. Alasan DKM, warga di perumahan heterogen; tidak mengacu pada satu jama’ah tertentu saja.

Pekan pertama Ramadhan, Pak RW tidak terlihat shalat tarawih di masjid. Alika, bocah 4 tahun yang sering melihat Pak RW menjadi imam shalat bertanya kepada ayahnya, “Kok, Pak RW nggak ada?”
“Mungkin Pak RW sibuk,” jawab ayahnya.

Di hari kedelapan, Pak RW terlihat shalat Isya dan ikut Tarawih.
Alika yang menyadari keberadaan Pak RW, serta merta mendekatinya, kemudian bertanya, “Pak RW sudah nggak sibuk, ya?”
Pak RW hanya tersenyum kecut. 


foto: hidayatullah.com dengan pengolahan seperlunya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berad...

Contoh Surat Keterangan Siswa dengan NISN

Lomba menulis untuk siswa SD, SMP atau SMA seringkali mensyaratkan surat keterangan dari kepala sekolah, lengkap dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat ini untuk menguatkan status siswa di satu sekolah sekaligus sebagai upaya menyadarkan pihak sekolah bahwa ada siswanya yang ingin mengikuti suatu lomba.  Surat Keterangan Siswa Siswa cukup menyampaikan permintaan surat keterangan siswa kepada guru, wali kelas, atau wakil kepala sekolah urusan kesiswaan. Surat keterangan siswa dibuat oleh bagian administrasi sekolah, ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap. Berikut ini merupakan contoh surat keterangan siswa yang belum ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap.    Contoh surat keterangan siswa yang belum dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah Nomor Induk Siswa Nasional Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor identitas unik yang diberikan secara acak kepada setiap siswa di Indonesia oleh Pusat Data Statistik Pend...

9 Penyebab Awkarin Karin Novilda Disukai Remaja

Karin Novilda menjadi pembicaraan di media sosial beberapa hari ini. Berbagai portal berita, blog dan media sosial mengulas masa lalu dan drama kehidupan Karin Novilda saat ini. Beberapa ulasan menyertakan foto Karin Novilda yang  kurang pantas untuk dilihat, terutama oleh anak-anak.  Apa yang membuat Karin Novilda terkenal dan disukai, khususnya oleh ramaja? Berikut ini beberapa penyebab popularitas Karin Novilda yang saya coba rangkum dari perbicangan netizen di berbagai forum. 1. Peraih nilai UN tertinggi di Tanjung Pinang  Pada awal Juni 2013, Karin Novilda menjadi pemberitaan di Kepualauan Riau karena meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi di Tanjungpinang. Nilai UN Karin 37,9 dengan nilai rata-rata 9,5. Untuk tingkat provinsi Kepulauan Riau, Karin masuk 3 besar.. Padahal Karin sebelumnya hanya meraih nilai tertinggi di sekolah pada peringkat empat atau lima saja. Salah satu penyebab keberhasilan Karin menjauhi smartphone, game, dan media sosi...