Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Lomba Menulis Surat Ungkapan Kasih Sayang

Kapan kita menulis surat di kertas untuk seseorang dan mengirimkannya melalui jasa pos?  Generasi yang lahir mulai tahun 1990 atau tahun 2000, bisa jadi menjawab tidak pernah. Tidak memiliki pengalaman menulis surat dan mengirimkannya di kantor pos itulah yang mungkin melatarbelakangi adanya lomba menulis surat Ungkapkan Kasih Sayangmu Melalui Surat.

Surat Cinta Kita


Hadiah Lomba Menulis Surat

Hadiah yang disediakan untuk lomba ini berupa uang tunai dengan rincian sebagai berikut:
Hadiah Juara Pertama     : Rp 5.000.000,-
Hadiah Juara Kedua        : Rp 3.500.000,-
Hadiah Juara Ketiga        : Rp 2.000.000,-
5 Hadiah untuk Juara Hiburan @Rp 500.000,-   
Tidak ada keterangan hadiah tersebut dipotong pajak atau tidak. Jadi berharap saja bahwa hadiah uang tunai tersebut akan diberikan panitia dalam keadaan utuh.  

Persyaratan Lomba Menulis Surat

Jika kita ingin mengikuti lomba menulis surat ini, perhatikan syarat dan ketentuannya
1. Usia peserta minimal 15 tahun
2. Lomba dapat diikuti masyarakat umum termasuk karyawan PT Pos Indonesia (Persero)
3. Format tulisan dalam bentuk surat. Jadi ada salam pembuka, isi, dan penutup.
4. Bahasa Surat adalah Bahasa Indonesia. Catat, jangan pakai bahasa 4L4y
5. Isi surat tidak menyinggung SARA (Suku Agama, dan Ras)
6. Surat harus karya asli peserta, belum pernah diikutsertakan dalam lomba.
7. Tulisan diketik rapi sebanyak 500 – 800 kata atau 2 halaman A4.
8. Cara Pengiriman Tulisan:
a. Hasil tulisan dikirim dengan POS KILAT KHUSUS kepada:
Divisi Komunikasi Korporat
Graha Pos Indonesia Lt. 7A
Jl. Banda No. 30 Bandung 40115
b. Pada sudut kanan atas sampul ditulis LOMBA MENULIS SURAT
c. Tuliskan nama, alamat lengkap, nomor handphone, dan alamat email

9. Dikirim paling lambat tanggal 13 Februari 2016 (Cap POS)
10. Hasil tulisan menjadi hak milik dan berhak dipublikasikan oleh PT Pos Indonesia (Persero)
11. Hasil keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
12. Hadiah akan dikirimkan melalui wesel pos instan, bukan rekening bank.

Lomba Menulis Surat Apakah Boleh Ditulis Tangan?

Idealnya, surat untuk orang yang kita sayangi dibuat dengan tulisan tangan. Bukan ketik komputer. Surat dengan tulisan tangan juga mengembalikan kebiasaan menulis surat pada masa sebelum komputer marak digunakan. Namun pada lomba ini, surat harus diketik dengan komputer, seperti yang tercantum pada persyaratan. 

Jenis dan ukuran font, juga spasi ketikan tidak tercantum. Artinya kita bisa menggunakan font dan spasi standar yang enak dibaca. Misalnya Times New Roman 12 atau Arial 11 dengan spasi 1.5. Jika kita ingin menulis lebih dari 1 surat, diperbolehkan, asal dikirim dengan amplop terpisah. Jadi biaya pengiriman akan bertambah sesuai jumlah surat yang ingin kita kirim. 

Bagaimana, berminat ikut lomba menulis ini? Silakan tulis surat sekarang juga

Lomba menulis surat pos


Sumber gambar : exacttarget.com & Facebook Fans Page Pos Indonesia

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Contoh Surat Keterangan Siswa dengan NISN

Lomba menulis untuk siswa SD, SMP atau SMA seringkali mensyaratkan surat keterangan dari kepala sekolah, lengkap dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat ini untuk menguatkan status siswa di satu sekolah sekaligus sebagai upaya menyadarkan pihak sekolah bahwa ada siswanya yang ingin mengikuti suatu lomba.  Surat Keterangan Siswa Siswa cukup menyampaikan permintaan surat keterangan siswa kepada guru, wali kelas, atau wakil kepala sekolah urusan kesiswaan. Surat keterangan siswa dibuat oleh bagian administrasi sekolah, ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap. Berikut ini merupakan contoh surat keterangan siswa yang belum ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap.    Contoh surat keterangan siswa yang belum dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah Nomor Induk Siswa Nasional Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor identitas unik yang diberikan secara acak kepada setiap siswa di Indonesia oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP),

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata