Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Lomba Menulis Cerpen dan Cerber Femina 2015/2016


Lomba menulis satu ini kembali hadir: Sayembara Cerpen dan Cerber majalah Femina. Tahun ini total hadiah yang ditawarkan berjumlah Rp44.000.000 (empat puluh empat juta rupiah). Berikut ini syarat umum dan syarat khusus untuk mengikuti lomba menulis cerpen dan cerber Femina.

Syarat Umum Lomba Cerpen & Cerber femina 2015/2016:
1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia.
2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, menggunakan ejaan yang disempurnakan.
3. Naskah harus karya asli, bukan terjemahan.
4.Tema bebas, namun sesuai untuk majalah femina.
5. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik dan online, dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain.
6. Peserta hanya boleh mengirim 2 naskah terbaiknya.
7. Hak untuk menyiarkannya di media online ada pada PT Gaya Favorit Press.
8. Redaksi berhak mengganti judul dan menyunting karya.
9. Naskah yang tidak menang, namun memenuhi syarat, akan dimuat di femina.
10. Penulis akan mendapat honor sesuai standar femina.
11. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak ada surat-menyurat.
12. Lomba ini tertutup untuk karyawan Femina Group.
13. Naskah dikirim ke redaksi femina, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B32-33, Kuningan, Jakarta Selatan, 12910

Syarat Khusus Cerpen:
1. Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12.
2. Panjang naskah 6-8 halaman, dan dikirim sebanyak dua rangkap disertai 1 (satu) CD berisi naskah.
3. Naskah dilampiri formulir asli dan fotokopi KTP.
4. Pada amplop kiri atas ditulis: Sayembara Mengarang Cerpen Femina 2015.
5. Naskah ditunggu selambat-lambatnya 15 September 2015.
6. Pemenang akan diumumkan di majalah femina yang terbit pada bulan November 2015.

Syarat Khusus Cerber:
1. Diketik dengan komputer di atas kertas HVS kuarto dengan jarak dua spasi. Font Arial ukuran 12.
2. Panjang naskah 40-50 halaman.
3. Dijilid dan dikirim sebanyak dua rangkap disertai 1 (satu) CD berisi naskah.
4. Naskah dilampiri formulir asli dan fotokopi KTP, serta sinopsis cerita.
5. Pada amplop kiri atas ditulis: Sayembara Mengarang Cerber Femina 2015/2016.
6. Naskah ditunggu selambat-lambatnya 30 November 2015.
7. Pemenang akan diumumkan di majalah femina yang terbit pada bulan April 2016.

Hadiah Lomba Cerpen Femina*
Pemenang 1 : Rp6.000.000
Pemenang 2: Rp 4.000.000
Pemenang 3: Rp3.000.000

Hadiah Lomba Cerber Femina*
Pemenang 1 : Rp15.000.000
Pemenang 2: Rp 9.000.000
Pemenang 3: Rp7.000.000

*Catatan: Hadiah dikenakan pajak 5% (dengan NPWP) atau 6% (tanpa NPWP).


Formulir lomba dapat diunduh di: Formulir Sayembara Fiksi FEMINA 2015/2016 
(File berukuran 1 MB. Sebaiknya diunduh melalui personal computer atau laptop)

Jika ingin membaca cerber yang pernah dimuat di Femina, silakan kunjungi #fiksi femina di: FIKSI FEMINA
Koleksi #fiksi karya Komunitas Writers Club femina, bisa dibaca juga di: KARYA ANDA


sumber: femina.co.id

Komentar

  1. Minat sih Mas, ide bejibun namun susah mengeksekusinya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti ada pelatihan on-linenya, mbak ^_^

      Hapus
  2. Ingin tahu banyak rahasia menang di Femina neh

    BalasHapus
  3. Untuk ukuran margin-nya berapa2 yaa untuk majalah femina?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai margin standar aja, mas. Atas 4cm, kiri 4cm, bawah 3cm, dan kanan 3cm

      Hapus
  4. Tema nya bebas atau ada tema khusus?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tema bebas, namun sesuai dengan pembaca Femina yaitu perempuan perkotaan usia 25-35tahun

      Hapus
  5. Mengirim 2 karya itu khusus cerber atau cergam? Lalu kalau ikut cerber bisa ikut cargam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap orang hanya bisa mengirimkan 2 cerpen dan 2 cerbung. Itu yang saya pahami dari persyaratan yang diberikan

      Hapus
  6. Ikut gak ya? Masih menimbang-nimbang. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikut, mbak. Kan banyak pengalaman jalan-jalan ke luar negeri. BIsa jadi setting buat cerpen atau cerbunya tuh

      Hapus
  7. Udah nyoba bikin tapi mentok :)

    BalasHapus
  8. pengumumannya kapan ya??

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata

Hoarding Disorder, Penimbunan Buku dalam Novel Buku Ini Tidak Dijual

Buku Ini Tidak Dijual. Mungkin kalimat itulah yang diucapkan oleh seorang pecinta buku. Ia mengoleksi buku-bukunya bertahun-tahun. Apa jadinya jika perilaku mengoleksi itu berubah menjadi penimbunan ( hoarding )? Apa yang terjadi jika buku-buku itu dijual tanpa sepengetahuan sang penimbun buku?  Dua Pria Pengumpul Buku Brian Clenshaw seorang pria Inggris, mantan salesman . Di usianya yang sudah lewat setengah abad, ia senang mengumpulkan buku, koran, majalah, cakram DVD, koin, dan prangko. Benda-benda itu berdesakan, sampai menggunung di ruang apartemen tempat tinggalnya. Benda-benda yang dikumpulkan Brian itu berbahan kertas yang mudah terbakar sehingga membahayakan lingkungan apartemennya. Akibatnya, Brian diusir dan digugat secara hukum oleh pemilik apartemen.  Brian Clenshaw di antara timbunan buku, koran, dan majalahnya Mirip dengan Brian, Padi juga memiliki banyak koleksi buku. Ia rajin membeli buku dan menyimpannya, bahkan buku-buku pelajaran sekolah juga