Menulis, Buku, Kehidupan

Senin, 28 November 2016

Sinopsis Lengkap Film Cinta Laki-Laki Biasa

Deva Mahendra sebagai Rafli di film Cinta Laki-Laki Biasa
BACA JUGA: Ulasan faktor penyebab Nania memilih Rafli

Film Cinta Laki-laki biasa mulai tayang di bioskop pada 1 Desember 2016. Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto ini memasangkan Velove Vexia sebagai Nania Dinda Wirawan dan Deva Mahenra sebagai Muhammad Rafli Imani. Seperti apa kisah film produksi Starvision Plus ini?

Perkenalan Nania dan Rafli

Nania (Velove Vexia) bertemu Rafli (Deva Mahenra) saat kerja praktik lapangan di perusahaan pengembang perumahan. Rafli menjadi pembimbing mahasiswi arsitektur itu. Rafli tidak memperlakukan Nania secara khusus. Nania harus ikut bekerja kasar bersama buruh bangunan seperti mengaduk semen, memplester dinding, dan lainnya. Namun karena melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar itulah, Nania mengenal Rafli lebih jauh, begitu juga dengan Rafli.



Nania dan Rafli saling bersimpati. Nania melihat sendiri betapa besar kepedulian Rafli terhadap buruh yang mengalami kecelakaan dan ketaatan Rafli dalam beribadah. Di tengah kesibukannya mengawasi pembangunan perumahan, Rafli masih menyempatkan diri shalat di antara truk-truk besar. Rafli juga melihat Nania sebagai perempuan yang tidak mudah mengeluh. Bahkan ia mengevaluasi rencana anggaran biaya perumahan sehingga dapat mewujudkan impian Rafli untuk menghadirkan rumah yang nyaman dan juga murah.     
Saat hadiri pernikahan Tolle Syukur (Muhadkly Acho) asisten Rafli, keduanya semakin dekat. Nania menanyakan kriteria calon istri Rafli. Salihah dan menutup aurat adalah jawaban yang diucapkan Rafli. Saat itu, Nania mengenakan gaun model Shanghai yang memperlihatkan kaki jenjangnya. Rafli pun menjelaskan konsep ta’aruf. “Lelaki berani mengajak perempuan ta’aruf adalah lelaki yang yakin bahwa perempuan itu akan cocok untuknya.” Nania semakin kagum terhadap sikap dan pemikiran Rafli.

Benih-benih cinta terhadap Rafli yang tumbuh di hati Nania terusik kehadiran Tyo Handoko (Nino Fernandez). Tyo seorang dokter bedah, memiliki bibit, bebet, bobot yang sesuai dengan kriteria keluarga besar Nania. Ibu dan tiga kakak Nania mendorong Nania agar serius menjalin hubungan percintaan dengan Tyo. Rafli pun mulai menyadari keberadaan Tyo yang sering mengantar dan menjemput Nania ke lokasi praktik. Ada perasaan rendah diri pada Rafli, karena ia hanyalah laki-laki biasa, lulusan D3.   

Rafli Menikahi Nania

Dua tahun berlalu. Karir Nania sebagai arsitek melesat. Hal itu diketahui Rafli dari majalah yang memuat profil Nania sebagai arsitek berbakat. Dorongan sang ibu untuk segera menikah dan sindiran Tolle membuat Rafli berani menemui Nania kembali dan mengajaknya ta’aruf. Tidak lama kemudian keduanya bersepakat untuk menikah, meskipun Rafli dan Nania sempat mendapat tekanan dari semua kakak kandung dan kakak ipar Nania.  

Kehidupan rumah tangga Nania dan Rafli sejatinya bahagia. Mereka tinggal di rumah sederhana nan nyaman di Gadog, Bogor yang cukup terpencil. Namun menurut pandangan Ibu Nania dan kakak-kakaknya, Nania dan Rafli hidup susah dan kekurangan. Sang ibu selalu membandingkan Rafli dengan kakak ipar Nania: seorang politikus, pengusaha, dan dosen terkenal.

Kemarahan Nania memuncak saat ibu dan kakak-kakak Nania mengunjunginya. Nania tengah hamil tua, sendirian di rumah. Sang ibu membawakan Nania seorang pembantu dan kakaknya memberikan peralatan bayi bekas pakai. Ibu dan kakak seolah sudah jauh mencampuri kehidupan rumah tangga Nania. Nanaia berang, terjadi pendarahan yang membuat Nania harus dilarikan ke rumah sakit dan melahirkan bayi dalam keadaan prematur.

Untunglah Nania dan sang bayi selamat. Sang bayi diberi nama Yasmin Cinta Muhammad. Kakak Nania yang ingin membayari semua biaya rumah sakit ditolak Rafli. Rafli membawa Nania pulang ke rumah. Mereka menjalani kehidupan rumah tangga seperti biasa. Kebahagiaan bertambah takkala lahir anak kedua yang diberi nama Yusuf.     

Nania Mengalami Amnesia  

Klimak cerita film Cinta Laki-laki Biasa dimulai saat Teguh Trimurti (Agus Kuncoro), kakak ipar Nania ditangkap KPK. Ranti, kakak pertama Rania yang merupakan istri Teguh mencoba bunuh diri. Nania dijemput untuk menenangkan Ranti. Namun di tengah jalan terjadi kecelakaan yang membuat Nania terluka parah. Selain kaki Nania lumpuh, ia juga mengalami retrograde amnesia. Nania tidak bisa mengingat semua masa lalunya. 



Rafli terpukul. Terlebih ketika ia mengetahui dokter yang merawat Nania adalah Tyo yang juga menyukai Nania dan masih melajang. Rafli tetap bersabar merawat Nania meskipun api cemburu mulai menyala, karena Tyo seolah lebih diingat Nania. Rafli frustasi, begitu juga Nania, sehingga Nania menolak fisioterapi dan tidak mendengarkan nasihat untuk pemulihan dari Tyo lagi.

Apakah Nania akan mengingat kembali masa lalunya dengan cara yang sama di sinetron-sinetron Indonesia? Apakah Rafli kembali menjadi suami Nania atau sebaliknya jatuh ke dalam pelukan Tyo? Silakan cari tahu jawabannya dengan menonton langsung di bioskop terdekat, ya…

Comments
2 Comments

2 komentar:

  1. Sebenarnya ide ceritanya ga jauh-jauh banget dengan sinetron ya? Tapi tetap membuat penasaran terutama kemampuan akting para pemainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, ide dasar bisa saja sama dengan sinetron. Tapi untuk film, senematografinya harus juara karena orang menontonnya di bioskop (harus bayar dan meluangkan waktu). Nonton di bioskop yang berlayar lebar dan suara bagus juga memberikan kepuasan tersendiri bagi indra kita

      Hapus