Menulis, Buku, Kehidupan

Selasa, 27 September 2016

Syarat untuk Menang Lomba Penulis Cilik Indonesia (PECI) 2016


Penerbit Media Indiva Kreasi atau yang biasa disebut Indiva saja, mengadakan Lomba Penulis Cilik Indonesia 2016. Kegiatan lomba ini merupakan ajang tahunan untuk menjaring penulis-penulis cilik berbakat. Penulis-penulis cilik itu kelak akan meramaikan dunia kepenulisan dan perbukuan Indonesia 10-20 tahun yang akan datang.

Untuk mengikuti lomba Lomba Peci 2016, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan seperti terjabar di bawah ini.

1. Usia belum 15 tahun.

Syarat pertama Lomba Peci 2016 adalah usia maksimal 14 tahun. Batasan usia ini mungkin akan membuat galau anak-anak yang sudah berusia 14 tahun saat pengumuman Lomba Peci 2016 ini tersebar. Apakah mereka masih bisa ikut?

Berdasarkan pengalaman saya menangani berbagai lomba, anak-anak usia 14 tahun masih bisa mengikuti Lomba Peci 2016. Paling tidak 14 tahun lebih 7-8 bulan masih bisa. Bahkan jika hampir 15 tahun pun, coba saja. Usia kronologis tidak selalu menjamin seorang anak memiliki kemampuan menulis yang hebat. Bisa saja anak berusia 10 tahun lebih mahir menulis daripada anak usia 14 tahun, karena ia suka membaca sejak kelas 1 SD dan mulai menulis di usia 7-8 tahun. Yakinlah, panitia tidak akan membuang begitu saja tulisan yang bagus.   

2. Kisah Keseharian Anak-anak

Tema Lomba Peci 2016 bebas, namun bukan cerita fantasi seperti cerita tentang peri, sihir, kekuatan gaib dan lainnya. Bukan juga cerita horor atau tokoh hantu yang menakutkan. Cerita misteri seperti kisah petualangan, penculikan atau detektif sepertinya masih diterima.

Penerbit Indiva mengutamakan kisah-kisah anak sehari-hari, sama dengan tema-tema dalam kumpulan cerpen dan novel Lintang. Tema-tema lingkungan, persahabatan, keluarga, dan kisah-kisah berlatar sekolah bisa menjadi pilihan. Jika ingin mengetahui cerpen-cerpen yang dimaksud, kumpulan cerpen Janji Seribu Bakau bisa dibaca terlebih dahulu.


3. No SARA, Kekerasan dan Pornografi.

SARA singkatan dari Suku, Agama, Ras dan Antargolongan. Peserta tidak diperkenankan menyindir bahkan menjelek-jelekkan suku, agama, ras dan golongan tertentu. Misalnya kisah dengan tokoh agama tertentu yang memandang rendah agama lain.

Tema perkelahian atau duel antar tokoh tidak akan diterima, apalagi jika menceritakan pembunuhan yang mengerikan. Adegan kekerasan seperti perkelahian yang digambarkan secara detil sehingga membuat peserta tidak nyaman bahkan ketakutan juga lupakan saja.

Penggambaran tokoh dengan aurat terbuka sebaiknya tidak ditampilkan. Juga adegan dengan lawan jenis yang bukan keluarga seperti pelukan, ciuman dan semacamnya. Hanya penggambaran ayah dan ibu atau keluarga dekat lainnya yang mencium dan memeluk anak sebagai ungkapan cinta kasih yang diperbolehkan.    

4. Cerpen dikirim dengan pos atau kiriman paket.

Panitia tidak mencantumkan alamat pengiriman melalui surel (e-mail). Saya bertanya langsung kepada Afifah Afra selaku CEO Indiva. Ternyata benar, cerpen dan fotokopi akte kelahiran anak, biodata, foto anak ukuran kartu pos, dan struk pembelian buku serial PECI harus dikirimkan melalui pos atau paket ke kantor Indiva di Surakarta.

Pengiriman seperti itu dirasakan lebih memudahkan daripada peserta harus mengirimkan berkas hasil scanning atau foto yang belum terntu jelas terlihat. Alasan lainnya, target peserta kemungkinan besar belum akrab dengan pengiriman melalui surel. Dasar pemikiran ini mengacu kepada kantor pusat Indiva di Surakarta dan peredaran bukunya yang marak di sekitar dan Jawa Tengah dan Jawa Timur.



Itulah 4 syarat yang harus diperhatikan orang tua jika ingin mengikut sertakan anaknya ke ajang Lomba Peci 2016. Beberapa cerpen pemenang lomba menulis sejenis di bawah ini juga bisa menjadi rujukan. Semoga bermanfaat. 

Informasi lengkap lomba di http://indivamediakreasi.com/lomba-penulis-cilik-indonesia-2016/ 

BACA JUGA


Pelangi untuk Jingga, Cerpen Juara 1 Lomba Menulis Cerita Anak 2012

Seuntai Puisi untuk Adikku, Cerpen Juara 1 Lomba Menulis Cerita Anak 2013

Betapa Hebatnya Dia, Cerpen Juara 1 Lomba Menulis Cerita Anak 2014
Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. Harus ada tips buat menangin lomba yang remaja nih hihihi

    BalasHapus
  2. nice info, btw blognya udah ku folow ya

    BalasHapus