Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Lomba Menulis di Blog dalam Rangka 69 Tahun BNI



Di usianya yang ke-69 tahun, Bank Negara Indonesia (BNI) menyelenggarakan lomba menulis di blog. Tema lomba menulis di blog adalah 69 Tahun BNI, Berprestasi dan Berbagi untuk Negeri. Hadiahnya berupa Tabungan BNI Taplus dengan rincian sebagai berikut.

Hadiah Lomba Menulis di Blog:

Hadiah Utama       10.000.000,-
Hadiah Ke-2          9.000.0000,-
Hadiah Ke-3          8.000.0000,-
Hadiah Favorit      12.500.000,-  untung 5 orang Pemenang @Rp2.500.000,-

Periode: 2 Juli – 5 Agustus 2015

Syarat & Ketentuan Lomba Menulis di Blog:
1.   Terbuka untuk umum, Warga Negara Indonesia (WNI), usia 18-55 tahun
2.   Peserta wajib memiliki Blog, Facebook, dan Twitter
3. Peserta wajib mem-follow Twitter @BNI46 dan Like Facebook BNI  www.facebook.com/BNI
4.  Peserta wajib memposting judul tulisan dan linknya di social media yang  dimiliki dengan memberikan hashtag :#69TahunBNI
5.    Topik tulisan yang bisa diplih adalah tentang :
a.    Prestasi BNI
b.  Peran Corporate Social Responsibility BNI (BNI Berbagi) yang dirasakan dan yang dialami oleh penulis.
c.   Pengalaman bersama BNI, misalnya ketika kuliah, liburan, mudik, dll
6.  Tulisan harus karya sendiri dan tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan kekerasan serta belum pernah ditulis sebelumnya.
7.   Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar 
8.  Panjang tulisan minimal 500 kata dan maksimal 5000 kata yang sudah diposting di dalam blog.        
9. Peserta wajib mengirimkan biodata (Nama, Tahun Kelahiran, No. KTP/passport, Nomor HP, Alamat email, Alamat blog) beserta tulisannya.
10. Tulisan dikirim ke lombabloggingBNI@gmail.comdengan mencantumkan biodata di body email plus link / URL dari tulisannya. Email subject : Lomba Blogging BNI - Nama peserta.   
11.  Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
12.  Tulisan yang dikirimkan akan menjadi milik Bank Negara Indonesia.
13.  Kompetisi ini tertutup untuk pegawai BNI.
14.  Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang.
15. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran Lomba Blogging BNI.

Formulir pendaftaran :



Sumber: http://www.bni.co.id/

Komentar

  1. Save dulu ah, semoga bisa ikutan. :)

    BalasHapus
  2. Yang tinggal di luar negeri boleh ya, Mas? Pan kapan itu ada peraturan bagi yang tinggal di luar negeri gabisa ikutanz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama masih berstatus WNI, sepertinya bisa Key

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata

Hoarding Disorder, Penimbunan Buku dalam Novel Buku Ini Tidak Dijual

Buku Ini Tidak Dijual. Mungkin kalimat itulah yang diucapkan oleh seorang pecinta buku. Ia mengoleksi buku-bukunya bertahun-tahun. Apa jadinya jika perilaku mengoleksi itu berubah menjadi penimbunan ( hoarding )? Apa yang terjadi jika buku-buku itu dijual tanpa sepengetahuan sang penimbun buku?  Dua Pria Pengumpul Buku Brian Clenshaw seorang pria Inggris, mantan salesman . Di usianya yang sudah lewat setengah abad, ia senang mengumpulkan buku, koran, majalah, cakram DVD, koin, dan prangko. Benda-benda itu berdesakan, sampai menggunung di ruang apartemen tempat tinggalnya. Benda-benda yang dikumpulkan Brian itu berbahan kertas yang mudah terbakar sehingga membahayakan lingkungan apartemennya. Akibatnya, Brian diusir dan digugat secara hukum oleh pemilik apartemen.  Brian Clenshaw di antara timbunan buku, koran, dan majalahnya Mirip dengan Brian, Padi juga memiliki banyak koleksi buku. Ia rajin membeli buku dan menyimpannya, bahkan buku-buku pelajaran sekolah juga