Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Puluhan Ide Kegiatan Malam Tahun Baru si Single

Berbagai pihak berusaha meraih keuntungan pada malam tahun baru. Mereka merancang acara malam tahun baru dan mempromosikannya. Publikasi yang berulang menjadikan sebagian orang terpengaruh. Malam tahun baru seolah penting, sayang jika dilewatkan seperti malam biasa.      

Tahun Baru

Saat masih lajang, saya tidak memiliki agenda khusus untuk merayakan tahun baru. Pernah sesekali menghadiri acara tahun baru bersama teman, semisal Tahun Baru di Rumah Dunia. Namun kebanyakan tahun baru berlalu tanpa kegiatan spesial.

Setiap orang tentu berbeda dalam menyambut tahun baru. Tidak bisa disamakan dengan saya. Sebagian orang ingin melakukan sesuatu yang menyenangkan, namun tidak ada teman atau memang suka sendirian.

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan sendiri. Sesuatu yang terlihat seru jika ingin dibagikan ke media sosial. Bagus agar terlihat being single and happy.

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk Single Person

Daftar di bawah ini merupakan beberapa pilihan kegiatan saat sendirian. Disusun berdasarkan minat yang kita miliki. Mungkin ada yang cocok untuk malam tahun barumu.

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk Pecinta Kata

  • Menyelesaikan tulisan, baik nonfiksi atau fiksi yang belum selesai. Bisa juga membuat semacam perencanaan untu menyelesaikannya pada tahun mendatang.
  • Membuat buku agenda atau semacam planner. Apabila membeli buku planner  yang sudah jadi, cobalah mulai mengisinya.
  • Apabila ada target tertentu yang ingin dicapai, cobalah buat poster atau bentuk lainnya untuk dipajang. Melihat target tersebut setiap hari akan menjadi pemngingat diri untuk selalu mencapainya.
  • Bermain game permainan kata seperti Scrabble secara online atau menggunakan aplikasi game.
  • Menulis surat untuk teman, sahabat, atau anggota keluarga terkait capaian tahun lalu atau apa saja yang ingin dilakukan pada tahun baru.
  • Coba menulis puisi untuk diri sendiri.
  • Membuat podcast terkait capaian tahun lalu dan target tahun baru.
  • Mendengarkan podcast yang disukai, kemudian menirunya.
  • Membuat audiobook dari buku yang paling disukai. Rekam dengan posel saja atau alat perekam lainnya.
  • Membuat rekaman video diri sendiri yang membacakan cerita favorit.
  • Membuat janji dengan teman atau keluarga untuk ngobrol melalui telepon pada malam tahun baru. 

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk yang Suka Logika dan Angka

  • Bermain game matematika domino, catur, checker, dan Monopoli.
  • Mematangkan ide bisnis yang sudah lama mengendap di kepala.
  • Melakukan evaluasi keuangan, apakah pemasukan lebih besar dari pengeluaran atau sebaliknya.
  • Membuat daftar belanja apa saja selama setahun, serta membuat daftar keinginan belanja setahun kedepan.
  • Mencari pola yang terjadi di rumah, tempat kerja, atau lainnya. Misal pola konsumsi cemilan setiap bulan, pola perilaku hidup sehat dan lainnya.
  • Melakukan eksperimen resep makanan atau minuman.
  • Unboxing peralatan atau perangkat yang sudah dibeli namun belum sempat digunakan.

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk Orang yang Suka Foto dan Gambar

  • Membuka koleksi foto cetak atau digital dan mengelompokkannya berdasarkan kategori tertentu.
  • Menyunting foto tau gambar yang dimiliki.
  • Berburu foto di malam tahun baru.
  • Menuntaskan proyek menggambar, melukis, atau corat-coret lainnya.
  • Menggunakan tanah liat, play dough menjadi objek atau bentuk tertentu.
  • Merakit bangunan dengan Lego.
  • Menyusun puluhan sampai ribuan keping jigsaw puzzle.
  • Merampungkan proyek menggambar atau melukis.
  • Mewarnai gambar dengan tema tertentu.
  • Membuat model bergambar untuk masakah yang sedang dihadapi. Bisa berupa mind mapping, diagram alir, diagram venn, dan lainnya sehingga dapat menemukan berbagai solusi.
  • Mengilustrasikan cerita, puisi dan lainnya secara manual atau digital.
  • Maraton nonton film steraming  atau koleksi film lainnya.

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk Music Mania

  • Menulis lirik dan atau lagu yang menghangatkan hati dan memotivasi diri.
  • Membuat cover lagu favorit.
  • Musikalisasi puisi buatan sendiri atau karya penyair terkenal.
  • Menyelenggarakan konser mini di rumah dan merekamnya.
  • Menikmati musik pada dekade yang bebeda-beda. Misalnya musik tahun 1990-an

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk si Banyak Gerak

  • Memasak makanan yang luar biasa untuk diri sendiri.
  • Mencoba koleksi pakaian baru yang belum sempat dicoba atau pakaian-pakaian lama.
  • Meris diri, make over sehingga tampil beda.
  • Mencoba tutorial tarian melalui video.
  • Menyusun ulang barang-barang di rak atau lemari. 

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk Orang si Anak Gaul

  • Membuat buat janji dengan teman, sahabat, atau keluarga untuk ditelepon baik voice call atau video call.
  • Mengadakan pertemuan secara daring melalui jaringan internet.
  • Mewawancarai dan melakukan siaran langsung dengan orang-orang profesional atau memiliki keahlian khusus.
  • Menyelenggarakan kultweet, kiriman via Twitter dalam utasan panjang.
  • Cuhat berfaedah di Facebook atau media sosial lainnya.
  • Mengadakan pertunjukan boneka atau lainnya sambil merekam videonya.
  • Menjadi reporter kegiatan sosial atau kegiatan amal yang disiarkan secara live, melaporkan kegiatan secara berkala di media sosial.
  • Mencari informasi komunitas hobi tertentu kemudian mempertimbangkan diri bergabung dengan komunitas itu. 

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk si Penyendiri

  • Membaca kembali jurnal atau buku harian. Apabila belum punya, bisa mulai membuatnya.
  • Menuliskan refleksi atau evaluasi diri di blog atau buku.
  • Coba menulis dengan sudut dengan sudut pertama (aku) dari orang yang cukup dikenal.
  • Merancang naskah artikel atau buku diri sendiri otobiografi atau keluarga.
  • Membat perencanaan setahun atau beberapa tahun ke depan terkait visi hidup dan langkah-langkah untuk mencapainya.

Kegiatan Malam Tahun Baru untuk si Pecinta Alam

  • Berjalan-jalan di sekitar rumah atau alam terbuka lainnya. Meingingat-ingat kejadian yang pernag dialami di tempat itu.
  • Mengamati halaman rumah, mempertimbangkan untuk membuat taman, kebun kecil atau bercocok tanam di sana.
  • Membersihkan rumah dengan sumber daya yang tidak terlalu besar. Misal hanya membereskan kompor yang kotor.
  • Berkebun di dalam rumah dalam pot kecil. Misal menanam kecambah dari biji-bijian yang mudah didapat seperti kacang hijau.
  • Mengunjungi kebun binatang’secara virtual.
  • Menonton tayangan tentang kehidupan alam liar semacam NatGeo.
  • Membuat perencanaan untuk merawat hewan tertentu di tahun yang baru.

Sendirian Malah Jadi Galau

Kegiatan-kegiatan di atas tidak bisa menjamin seorang single bahagia sampai pergantian tahun. Apalagi jika dia terus membandingkannya dengan orang lain di media sosial. Malah galau tidak jelas jadinya. Ingatlah, media sosial cenderung menampilkan sisi bahagia seseorang saja.

Malam tahun baru akan bertambah buruk jika ada masalah yang belum selesai. Ada baiknya tenangkankan diri, santai saja, sehingga secara tidak langsung solusi pemasalahan terpikirkan.

Selamat mencoba kegiatan-kegiatan malam tahu baru di atas. Semoga berfaedah meskipun masih perlu tambahan daftar kegiatan. Jadi silakan kasih saran kegiatan lainnya via kolom komentar, ya.  


Sumber gambar: Canva

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata

Hoarding Disorder, Penimbunan Buku dalam Novel Buku Ini Tidak Dijual

Buku Ini Tidak Dijual. Mungkin kalimat itulah yang diucapkan oleh seorang pecinta buku. Ia mengoleksi buku-bukunya bertahun-tahun. Apa jadinya jika perilaku mengoleksi itu berubah menjadi penimbunan ( hoarding )? Apa yang terjadi jika buku-buku itu dijual tanpa sepengetahuan sang penimbun buku?  Dua Pria Pengumpul Buku Brian Clenshaw seorang pria Inggris, mantan salesman . Di usianya yang sudah lewat setengah abad, ia senang mengumpulkan buku, koran, majalah, cakram DVD, koin, dan prangko. Benda-benda itu berdesakan, sampai menggunung di ruang apartemen tempat tinggalnya. Benda-benda yang dikumpulkan Brian itu berbahan kertas yang mudah terbakar sehingga membahayakan lingkungan apartemennya. Akibatnya, Brian diusir dan digugat secara hukum oleh pemilik apartemen.  Brian Clenshaw di antara timbunan buku, koran, dan majalahnya Mirip dengan Brian, Padi juga memiliki banyak koleksi buku. Ia rajin membeli buku dan menyimpannya, bahkan buku-buku pelajaran sekolah juga