Menulis, Buku, Kehidupan

Rabu, 16 Agustus 2017

Kemerdekaan Indonesia Berusia 74 Tahun Bukan 72 Tahun, Masuk Akal

Semarak kemerdekaan RI Sumber Dirgahayu Beritacenter.com
Di bulan Agustus 2017, kita melihat nuansa merah putih menghiasi berbagai bangunan. Kalimat Dirgahayu 72 tahun Republik Indonesia tersemat bersama warna merah putih. Angka lain yang bisa dipakai adalah 74. Dirgahayu Republik Indonesia 74 Tahun.

Kok bisa 74 tahun?

Hal ini mengacu kepada penanggalan tahun hijriah. Kemerdekaan Indonesia jika dihitung dengan kalender masehi berusia 72 tahun. Namun jika perhitungan menggunakan kalender hijriah, usia kemerdekaan Indonesia adalah 74 tahun.

Pada tahun masehi, 1 tahun terdapat sekitar 365-366 hari. Untuk tahun hijriyah, 1 tahun hanya 354-355 hari. Konsistensi penghitungan hari dalam kalender hijriyah merupakan penyebab perbedaan itu.

Perhitungan hari pada sistem kalender hijriyah dimulai saat matahari terbenam di suatu tempat. Artinya satu hari sama dengan gerakan semu bulan dari kedudukan searah dengan matahari sampai searah lagi dengan matahari, atau disebut siklus sinodik.

Siklus sinodik bulan memiliki 12 bulan dalam setahun. Satu bulan sekitar 29,53059 hari. Maka jumlah hari dalam satu tahun adalah 12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari. Maka dari itulah 1 tahun kalender hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan kalender masehi.

Tanggal 17 Agustus 1945 masehi bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 hijriah. Saat ini penanggalan hijriah berada di tahun 1438. Jadi usia kemerdekaan Indonesia neburut kalender hijriah adalah 74 tahun.
Pembacaan doa usai proklamasi Sumber Dirgahayu IG @wandrijulian
Fakta bahwa proklamasi kemerdekaan RI terjadi pada 9 Ramadhan 1364 ini memang jarang disebut dan dijelaskan buku sejarah yang digunakan di sekolah. Proklamasi terjadi saat umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa.

Jadi tidak salah juga jika ada sebagian orang yang merayakan proklamasi kemerdekaan pada tiap tanggal 9 Ramadhan. Namun hal ini jarang sekali terjadi, mengingat sebagian besar orang juga tidak begitu paham dan hafal penanggalan hijriah. 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar