Menulis, Buku, Kehidupan

Selasa, 07 Februari 2017

Periksa Kesehatan Penis Berdasarkan Tingkat Kekerasannya Ini

Penis yang loyo tidak mengkhawatirkan untuk fungsi pembuangan air seni. Namun untuk fungsi reproduksi, Penis harus cukup keras agar bisa bekerja dengan baik.

Untuk mengetahui sehat tidaknya Penis, dokter spesialis andrologi, dr Oentoeng H. Heru, MRepro, SpAnd, FIAS, FECSM memberikan tips seperti yang diwartakan tribunnews.com (17/5/2017). Periksa saja tingkat kekerasannya.

Ada 4 tingkat kekerasan Penis. Agar mudah menganalisis sendiri, dokter Oentoeng membaginya berdasarkan kekerasan makanan berikut ini.

Tingka1 1: Penis membesar dari ukuran semula, namun tidak keras sehingga tidak bisa melakukan penetrasi pada Miss V. Masih lembek seperti tahu.
Tingkat 2: Saat mendapat stimulasi, Penis mengeras namun hanya sekeras pisang yang sudah dikupas. Penetrasi masih sulit dilakukan pada kondisi Penis seperti itu.
Tingkat 3: Penis dapat melakukan penetrasi, namun harus dengan perjuangan karena belum cukup keras. Kekerasannya dapat disamakan dengan pisang utuh yang masih berkulit.
Tingkat 4: Penis pada tingkat ini diibaratkan mentimun. Keras dan tegang untuk melakukan penetrasi sehingga fungsi reproduksi dapat terlaksana dengan baik.
tingkat kekerasan penis

Namun untuk kepastian kondisi Penis, konsultasi langsung kepada dokter urologi atau andrologi lebih baik daripada memperkirakan sendiri.

Dikutip dari klikdokter.com publikasi (26/2/2016) dr Dyan Mega Inderawati menjelaskan, Penis yang loyo bisa jadi karena disfungsi ereksi (DE). Beberapa hal dapat menjadi penyebab DE yaitu kelainan pembuluh darah, kelainan persarafan, obat-obatan, kelainan pada Penis, dan masalah psikologis seperti perasaan takut, cemas, dan stres.
“Untuk melakukan pengobatan harus tahu apa penyebabnya. Pada kasus DE karena gangguan organis, terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan,” kata dr. Mega. “Jika penyebabnya gangguan psikologis tidak perlu pembedahan.”
Faktor pencetus harus dicari terlebih dahulu., barulah melakukan pengobatan. Jika tidak dicari akar permasalahnnya dan diatasi, DE akan berulang kembali
Dokter Mega juga mengatakan, DE yang terjadi karena faktor gangguan psikologis memiliki potensi sembuh lebih besar. Oleh karena itu periksakan diri ke dokter urologi atau andrologi sesegera mungkin jika Penis ogah bangun.  


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar