Menulis, Buku, Kehidupan

Senin, 02 Januari 2017

Lampu Senter untuk Pawai Obor


Lampu senter pada umumnya digunakan sebagai alat penerangan. Namun beberapa waktu yang lalu, saya mendapat inspirasi bahwa senter juga bisa digunakan sebagai sumber cahaya pengganti pawai obor.

Sumber Cahaya Pengganti


Lampu senter sering digunakan sebagai sumber cahaya pengganti obor dan lilin pada malam hari. Fungsi dari kedua benda ini digantikan oleh lentera pada saat bahan bakar minyak mudah didapatkan. Di abad ke 19 ketika lampu dan baterai sel kering ditemukan, juga jaringan listrik mulai merambah pemukiman, pemakaian lilin, obor dan juga lentera perlahan berkurang. Baterai sel kering pertama kali dikenalkan di tahun 1898.

Pada tahun yang sama senter juga diperkenalkan. Perusahaan yang menjual senter dimiliki oleh Conrad Hubert. Ia mempekerjakan penemu yang berasal dari Inggris bernama David Misell. David Misell pernah mempunyai hak paten atas penemuan elektronik portable dan lampu sepeda. Senter pertama kali dipatenkan oleh David setahun kemudian, pada 1899. Senter pertama diciptakan dengan buatan tangan. Bahan yang dipergunakan untuk membuat senter ini ialah tabung serat, kertas merah, bohlam hingga reflector kuningan kasar.

Sesudah David Misell berhasil mematenkan senter pertamanya, Hubert pun juga memperoleh hal paten pada senter di tahun 1905. Senter yang dipatenkan Hubert lebih praktis karena memiliki sakelar on dan off. Bentuknya juga lebih bagus. Lampu senter itulah yang kita kenal hingga sekarang ini. Senter pertama kali dipamerkan di Madison Square saat pameran elektrik. Desain senter yang paling umum ialah senter dengan bentuk tabung yang memiliki pegangan. Senter ini digunakan untuk keperluan rumah tangga. Pegangan ditempelkan di rakitan dan gunakan untuk menutupi bohlam.

Selain senter yang sederhana, untuk keperluan khusus, terdapat senter yang berbeda, perbedaannya berada di materi yang tahan lama, lebih berat serta cahaya yang dihasilkan jauh lebih terang. Desain lainnya juga menggunakan lampu LED agar bisa mengganti lampu bohlam. Kelebihan senter dengan lampu LED ialah energi yang dihasilkan jauh lebih rendah sehingga bisa bertahan dengan lebih lama. Untuk kekurangannya ialah cahaya yang dihasilkan tidak terang seperti lampu konvensional.
lampu senter untuk sepeda
Lampu senter untuk sepeda. Gambar dari Bukalapak

Senter Pengganti Obor


Penggunaan lampu senter dalam kehidupan sehari-hari mendorong para produsen untuk berkreasi menghasilkan berbagai macam bentuk, fungsi dan ukuran yang lebih baik agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Ada senter dengan bentuk kecil yang memiliki kemampuan menyorotkan sinar terbatas, ada juga yang mempunyai ukuran besar sehingga dapat menghasilkan cahaya yang jelas dan lebih terang.

Senter kecil namun memiliki cahaya cukup terang itulah yang menjadi pilihan saya dan panitia peringatan 1 Muharram beberapa waktu yang lalu. Kami menggagas acara pawai obor yang sebagian pesertanya anak-anak usia 4-7 tahun. Anak-anak usia dini itu tidak diberikan obor, namun lampu serter kecil bercahaya teranglah yang dibagikan kepada mereka. Obor hanya untuk anak-anak berusia 8 tahun ke atas, dengan catatan mereka harus berhati-hati saat membawa obor.

Syukur alhamdulillah, pawai berjalan lancar dan aman. Anak-anak usia dini cukup senang berpawai dengan menggunakan senter. Apalagi senter itu selanjutnya menjadi milik mereka. Jadi, tidak perlu bingung jika anak-anak usia dini ingin mengikuti pawai obor. Berikan saja senter yang tepat sebagai pengganti obor.

Lampu senter untuk anak
Lampu senter yang diberikan kepada anak-anak usia dini
     



Comments
8 Comments

8 komentar:

  1. wah bener kreatif dan solutif bgt nih buat acara2 selanjutnya. muharaman kemarin risih aja lihat bocah2 bawa obor. khawatir kena tangan atau kena temannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, pawai pakai senter asyik juga

      Hapus
  2. Baru tahu ada pawai senter.. unik dan kreatif :)

    BalasHapus
  3. Lebih aman untuk anak2 pastinya. Soalnya kebanyakan yg ikut pawai2 gitu anak2. Kalau pakai obor api rasanya khawatir dan harus dalam pengawasan orang dewasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul... betul... Namanya juga anak-anak. Meski dilarang tetap aja suka main api. Pakai senter jadi lebih aman

      Hapus
  4. Saya waktu bocah dulu senang sekali kalau punya lampu senter sendiri. Terasa gagah dan terkesan pemberani. Karena lampu senter kan identik dengan senang menjelajah di malam hari, hehe

    BalasHapus