Menulis, Buku, Kehidupan

Kamis, 30 Juni 2016

Kisah Hebat Nabi Muhammad dan Kisah Ajaib Lainnya, Apa Menariknya?



Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya menarik perhatian saya pada suatu Minggu, akhir Mei 2016. Beberapa teman penulis dan blogger berbagi di media sosial saat peluncuran buku tersebut. Apa yang menarik dari buku karya Astri Damayanti ini, mengingat banyak sekali buku tentang kisah nabi dan rasul?

Delapan Puluh Tujuh Kisah Pendek nan Hebat


Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya terdiri dari 87 kisah. Satu kisah terbentang di 3 halaman beserta ilustrasi berwarna pada tiap halaman. Total halaman 265. Kisah pertama tentang nenek yang minta didoakan kepada Rasulullah saw agar masuk surga. Namun Rasulullah saw. mengatakan bahwa di surga tidak ada nenek-nenek sehingga sang nenek bersedih. Rupanya Rasulullah saw. bercanda. Di surga, wujud manusia kembali muda, sehingga tiada manusia tua renta di sana.

Kisah-kisah lainnya dimuat tanpa pengelompokan tertulis. Kisah 1 sampai kisah 47 menceritakan kehidupan Nabi Muhammad dan keluarganya, para sahabat dan salaf (orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik contohnya Imam Ali (hlm 35) ) serta nabi-nabi yang disebutkan di dalam Al Qur’an, serta kisah nabi Nabi Danial yang tersurat dalam Taurat dan Injil (Perjanjian Lama). Puluhan kisah bagian ini seolah tersusun acak. Pembaca yang menyukai penyusunan kisah secara sistematis, mungkin kurang nyaman dengan penyajian kisah seperti ini.

Pada halaman 137 atau kisah ke-48 barulah kisah-kisah disusun berdasarkan tokohnya. Dimulai dengan 5 kisah pada masa hidup Nabi Ibrahim, kemudian kisah Nabi Ismail, Nabi Ya’kub, Nabi Yusuf, Nabi Musa, Nabi Daud, Nabi Sulaiman dan Nabi Isa. Total kisah 25 nabi pada halaman 137-199 ada 19 kisah.

Halaman 200-211, menghadirkan kisah Nabi Muhammad saw. Ada 5 kisah yang fokus pada masa kecil Nabi Muhammad saja, mulai dari kelahiran sampai kematian sang ibunda. Kehidupan Nabi Muhammad setelah dewasa sudah hadir pada halaman-halaman sebelumnya.



Kisah 72-87 atau 16 kisah terakhir menceritakan hewan-hewan yang disebut dalam Al Qur’an. Mulai dari gagak-gagak yang mencontohkan penguburan manusia sampai laba-laba yang bersarang di gua persembunyian Abu Bakar dan Rasulullah saat perjalanan hijrah. Kisah-kisah terakhir ini mungkin bagian yang paling disukai balita seperti Alika, anak saya. Alika yang awal juli nanti genap 4 tahun selalu minta mulai minta didongengkan sebelum tidur. Saat saya memperlihatkan buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya, bagian yang memuat kisah-kisah binatanglah yang paling ia senangi.

Membaca Ilustrasi


Balita dan anak-anak usia prasekolah umumnya sudah mengenal huruf, namun belum bisa merangkainya menjadi kata yang mereka pahami. Ya, mereka belum bisa membaca. Meskipun begitu, mereka dapat membaca gambar dan sering membaca dengan bahasa sendiri berdasarkan gambar pada buku. Menjelang usia 4 tahun, saya sering mengamati putri saya, Alika, membaca kembali buku cerita bergambar yang sudah saya bacakan dengan kalimatnya sendiri. Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya menghadirkan kisah dan ilustrasi berwarna yang memungkinkan balita membaca sendiri.

Gaya ilustrasi halaman isi berbeda-beda per 9-10 kisah. Ada yang realis, ada pula ilustrasi kartun yang lucu. Untuk jumlah kisah sebanyak 87, sepertinya ada 8 ilustrator yang mengerjakannya. Setiap kisah dengan gaya ilustrasi sama, tersusun tertib pada halaman yang berurutan. Karena semua ilustrasi digambar dengan visualisasi wide angle dan full shot serta menggunakan warna-warna cerah, pembaca mungkin kurang menyadari perbedaan gaya ilustrasi ini.



Semua nabi hanya dimunculkan dalam nama bahasa arab dengan latar sinar saja. Satu konsep ilustrasi yang aman. Meskipun tanpa penggambaran sosok manusia, ilustrasi cukup menggambarkan teks. Saya lebih suka semua nabi digambarkan begitu. Hanya saja saya agak terganggu dengan penggambaran wujud setan pada kisah Nasihat Setan Kepada Nabi Musa (hlm 25) dan kisah Nabi Ismail Kecil akan Dijadikan Korban (hlm 161) Sosoknya setan serupa dengan gambaran hantu di film-film horor. Saya memilih tidak menceritakan kisah ini sebagai pengantar tidur untuk anak saya. 



Akidah dan Akhlak dalam Kisah


Astri Damayanti sepertinya sengaja memilih kisah yang cocok untuk balita dan anak-anak sekolah dasar saja dalam penulisan buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya. Selain itu, jika kita telaah, sebagian besar kisah mengangkat tema akidah dan akhlak Mungkin pemilihan kisah yang tepat inilah salah satu faktor  yang membuat Astri perlu waktu cukup lama untuk menyelesaikan naskah, sebagaimana yang dikisahkan Astri saat peluncuran buku ini.

Akidah adalah keyakinan atau kepercayaan terhadap sesuatu yang dalam setiap hati seseorang yang membuat hati tenang. Menurut Imam Al-Ghozali, akidah inilah yang melahirkan iman. Akhlak merupakan budi pekerti, perangai, tingkah laku dan tabiat. Dalam bahasa Inggris, akhlak digunakan dengan kata moral atau etika. Jika diibaratkan rumah, akidah adalah pondasi, sedangkan akhlak dan ibadah adalah bangunan di atasnya. Maka dari itu Pendidikan akidah dan akhlak ini secara tegas dinyatakan dalam kurikulum yang dikeluarkan oleh Departemen Agama RI dan sangat ditekankan oleh sekolah-sekolah berbasis agama Islam seperti madrasah negeri maupun swasta. Jadi keputusan Astri mengambil tema akhlak dan akidah untuk buku ini adalah langkah yang tepat.

Kisah-kisah tentang akidah umumnya kita temukan pada kisah kehidupan Nabi Muhammad dan nabi-nabi lainnya. Membacakan atau membiarkan anak membaca sendiri kisah mengenai akidah dapat menambah keimanan mereka terhadap Allah Swt, Rasulullah dan para nabi. Kisah tentang akhlak tersebar pada kisah sahabat dan salafus saleh.  Beberapa kisah juga menghadirkan pelajaran akidah sekaligus akhlak. Misalnya kisah Lukman Hakim dan Keledai. Melalui kisah tersebut, anak secara tidak langsung mendapat pelajaran bagaimana menyikapi sahutan orang-orang atas satu perbuatan serta arahan untuk melakukan sesuatu berdasarkan ketetapan Allah Swt, bukan ucapan manusia saja.

Satu kisah bertema akidah yang pantas menjadi perhatian adalah kisah Nabi Danial pada halaman 16. Anak-anak yang sudah belajar tentang kehidupan 25 nabi mungkin akan bertanya, siapakah Nabi Danial? Astri Damayanti memberikan catatan di akhir kisah Nabi Danial. Namun jika anak belum puas, sosok Nabi Danial atau Daniel yang dapat menjadi diskusi yang menarik antara anak dan orang tua. Kisah Nabi Danial terdapat dalam Taurat dan Injil (Perjanjian Lama). Rujukan lain yang bisa dipakai orang tua adalah kitab Story of the Prophet karya Ibnu Katsir.


Bahan Bercerita dan Membaca Sendiri


Cerita yang cocok untuk diceritakan kembali kepada anak dapat dilihat dari ceritanya yang berjalan cepat, penggambaran (deskripsi) yang singkat dan lebih banyak aksi. Selain itu kata-kata yang digunakan penulis sederhana dan diambil dari kehidupan sehari-hari, kalimatnya singkat, dan jalan ceritanya sederhana. (Paramitha, 2011). Kriteria tersebut sudah dipenuhi oleh buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya. Maka dari itulah saya menggunakan buku ini sebagai cerita pengantar tidur anak.     


Misalnya saja kisah Ular Besar dan Nabi Musa (hlm 230). Saya membacakan kalimat demi kalimat kisah ini kepada Alika yang belum bisa membaca. Gambar ular saya perlihatkan, kemudian saya menggunakan tangan untuk menghadirkan sosok ular. Membacakan cerita yang bergambar, ditambah aksi peragaan ular dengan tangan membuat Alika dapat menikmati kisah ini secara dramatis. Bagi anak-anak yang sudah bisa membaca. Orang tua dapat membimbing anak membaca sendiri dalam hati atau membaca dengan suara keras (reading aloud).

Setelah membacakan, menceritakan atau anak membaca sendiri, kisah Orang tua dapat melakukan kegiatan yang direkomendasikan Bunanta (dalam Paramitha, 2011) usai mendongeng, yaitu melakukan tanya jawab seputar cerita, mengajak anak memperagakan cerita yang mereka ingat, membuat ilustrasi sendiri, serta menceritakan kembali cerita dengan bahasa anak sendiri. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat melatih daya imajinasi anak. Selain itu tercipta komunikasi dan kedekatan dengan anak, sehingga menimbulkan rasa percaya diri anak untuk berbagi rasa dengan orang tua.



Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya juga dilengkapi dengan kata, frasa, klausa, atau kalimat dengan ukuran huruf lebih besar dan dicetak tebal pada setiap halamannya. Cetak tebal ini membantu anak menangkap intisari cerita atau semacam kata kunci untuk mengingat kembali kisah yang sudah dibacanya. Satu upaya sederhana namun besar manfaatnya untuk anak-anak; khusunya anak yang baru lancar membaca.    



Meremehkan Seorang Astri Damayanti?


Beberapa penulis menggunakan nama pena dari bahasa Arab atau nama islami jika menulis buku-buku Islam. Selain itu ada narasi biodata penulis di halaman terakhir buku guna mengukuhkan bahwa penulis dapat dipercaya dan memiliki pengetahuan yang mumpuni. Pembaca tidak akan menemukan hal ini pada buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya. Nama penulis adalah nama asli, biodata penulis tidak ada, meskipun menurut penuturannya saat peluncuran buku, telah ratusan naskah buku lahir dari pikirannya.

Bagi pembaca yang hanya menilai sesaat dari sampul buku atau hanya melihat-lihat sekilas saja, mungkin akan meremehkan konten buku Kisah Hebat Nabi Muhammad saw dan Kisah Ajaib Lainnya ini. Namun, saya yang telah membaca sendiri, merekomendasikan bahwa buku ini layak untuk bacaan anak, meskipun anak belum bisa membaca.

Selain itu, Astri Damayanti juga menyertakan sumber penulisan. Bukan dari kitab-kitab berbahasa Arab, namun sudah cukup untuk menjadi rujukan penulisan selain mengambil langsung dari ayat-ayat Al Qur’an. Asri selalu mencantumkan ayat Al Qur’an yang diadaptasi setelah paragrap terkhir kisah.

Maka untuk menilai secara objektif, seseorang perlu membaca dan menelaah semua kisah, bukan membaca dengan cara memindai (scanning) saja. Buku ini telah beredar di toko-toko buku. Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad bisa dibeli di MatahariMall.com juga. Silakan membaca dan siapa saja boleh tidak sepakat dengan ulasan saya ini.        
  



Rujukan
Abdullah bin Abdil Hamid al-Atsari. 2005. Panduan Aqidah Lengkap.  Bogor: Pustaka Ibnu Katsir.
Hamdani Ihsan, A. Fuad Ihsan,. 2007. Filsafat Pendidikan Islam.(Bandung: Pustaka Setia.
Paramitha, Suci,. 2011. Mendongeng Sebagai Metode Pemulihan Trauma pada Anak-Anak di Daerah Pasca Bencana: Sebuah Analisis Life History Pustakawan Pendongeng, Depok: Universitas Indonesia.

Ilustrasi yang digunakan dalam tulisan ini dipindai dari buku Kisah Hebat Nabi Muhammad 
Comments
16 Comments

16 komentar:

  1. Bagus mas ya bukunya. Saya baru tahu kalau penulisnya dianggap kristen

    BalasHapus
  2. Wah... kalo full colour n gambar gitu pas banget buat anak2... pasti suka. mkasih mas koko sharingnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga cenderung lebih suka dengan buku yang disertai ilustrasi. Mata jadi lebih santai saat membaca

      Hapus
  3. sepakat dengan masbhro,
    buku ini begitu menarik buat siapa saja, karena jujur Ane pribadi sangat suka dengan buku yang penuh gambar.

    mas Bhro ini ternyata jeli ya, Ane malah mengira ilustratornya cuma 2 ^_^ Ane yakin ini ilustratornya yang gambar di majalah bobo juga

    good artikel mas Bhro
    salam blogger dan salam hoki

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sering bekerja sama dengan ilustrator, jadi mulai terbiasa dengan gaya khas masing-masing ilustrator. Terima kasih sudah mampir

      Hapus
  4. Wah, bagus sekali review-nya, Mas. Lengkap dan berimbang.
    Btw saya jadi tertarik sama bukunya. Anak2 memang lebih suka buku dgn banyak gambar yg full colour, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya, Mbak

      Hapus
  5. bagus gan sangat berisi menginspirasi dan mendidik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, bisa buah hadiah keponakan ^_^

      Hapus
  6. ini nih yang seharusnya mulai diceritakan sama anak-anak sejak dini, sebelum tenggelam sama sinetron-sinetron di tv... nice infonya gan :) saya suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Sebaiknya anak-anak dibiasakan banyak baca daripada nonton

      Hapus
  7. Subhanallah perlu di pahami lagi nih

    BalasHapus
  8. jeli, nih. Saya juga gak nyadar kalau ilustratornya ada 8. Abis gambarnya memang bagus-bagus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru dugaan saja, itu mbak berdasarkan pengamatan terhadap corak ilustrasinya ^_^

      Hapus