Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Mengingat Kembali Jawaban Pertanyaan Mengapa Ingin Memiliki Anak

Ada satu pertanyaan sederhana, namun tidak semua pasangan menikah dapat menjawabnya. Pertanyaan itu adalah, “mengapa ingin memiliki anak?” Bagi pasangan yang bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak, pertanyaan itu akan dijawab dengan lancar. Mereka sudah melewati ribuan hari tanpa tangis bayi, tiada canda tawa dengan anak-anak. Mereka menemukan banyak sekali alasan sehingga ingin sekali memiliki anak. Untuk pasangan yang sangat mudah dititipi anak oleh-Nya, pertanyaan mengapa ingin memiliki anak, bisa jadi terbersit pun tidak. Anak seolah hadir begitu saja. Baru saja menikah, beberapa bulan kemudian istri hamil. Setahun kemudian pasangan suami istri telah menjadi orang tua. Beberapa tahun kemudian, anak kedua, ketiga dan seterusnya lahir. Jawaban-jawaban berikut ini mungkin menjadi jawaban sekian orang tua saat mendapat pertanyaan tersebut: Saya ingin menciptakan kembali masa kecil yang indah Ngg…Semacam investasi untuk hari nanti Sebab saya percaya, kita akan m

Novel Buku Ini Tidak Dijual dan My Avilla Gratis! Giveaway Event

Buku Gratis Giveaway

Setelah membuat resensi Buku Ini Tidak Dijual, saya baru menyadari bahwa saya memiliki 2 novel itu. Satu novel Buku Ini Tidak Dijual saya beli secara on-line sedangkan satu novel Buku Ini Tidak Dijual, saya dapatkan karena memenangkan lomba.

Novel My Avilla karya Ifa Avianty juga ternyata ada dua. Saya tidak ingin jadi hoarder, menimbun buku itu. Maka saya berencana memberikan novel Buku Ini Tidak Dijual dan My Avilla kepada teman-teman yang beruntung. Saya tambahkan juga dengan koleksi Qur’an yang saya miliki, yaitu Qur’an Yasmina dan Tikrar, Qur’an hafalan.


Cara mengikuti giveaway ini sebagai berikut:

1.    Silakan baca resensi novel Buku Ini Tidak Dijual karya Henny Alifah di http://bit.ly/ResensiB1tD
2.    Tinggalkan komentar mengenai resensi yang saya tulis itu atau pendapatmu tentang novel Buku Ini Tidak Dijual Karya Henny Alifah jika sudah membacanya.
3.    Komentar saya tunggu paling lambat 20 Januari 2016 jam 24.00 WIB
4.    Dua komentator yang beruntung akan mendapatkan 1 novel Buku Ini Tidak Dijual + Qur’an Yasmina ukuran B5 atau Novel My Avilla + Qur’an Tikrar B5

Novel Buku Ini Tidak Dijual dan Qur'an Yasmina

Novel My Avilla dan Quran Tikrar dan


Buku karya dua anggota FLP itu, juga Qur'an masih dalam kondisi terlapis plastik wrapping seperti ini. Hadiah akan saya kirimkan ke alamat teman-teman yang beruntung tanpa dikenai biaya sedikitpun.

Jadi, silakan meluncur ke http://bit.ly/ResensiB1tD

Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya




Komentar

  1. Sudah saya komentari ya Mas Koko link resensinya dan berharap menang. :)

    BalasHapus
  2. Pengin dua-duanya ih. Meluncur ah ke link resensinya. :)

    BalasHapus
  3. sudah ikutan mas. Berharap diberi kesempatan dapat membaca bukunya dengan tuntas. :D

    BalasHapus
  4. Pengen banget punya waktu khusus baca novel ..

    BalasHapus
  5. Mas Koko benar-benar piawai sekali dalam membuat resensi Buku Ini Tidak Dijual. Saya sangat menyukai tulisan Mas Koko itu dan sudah meninggalkan komentar saya disana.

    Semoga saja saya bisa beruntung memilikinya melalui GA ini.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Tali Pusar Dibakar, Inilah yang Terjadi pada Jin yang Bersemayam di Dalamnya

Berbagai reaksi dapat terjadi atas aksi pembakaran tali pusar yang direkomendasikan Muhammad Taufik. Sebagaimana yang saya beritakan sebelumnya,  praktisi Seni Menerapi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Al Qur'an di Fatih Learning & Consultancy itu merekomendasikan tali pusar yang sudah lama disimpan agar dibakar. Tanpa sadar, tali pusar telah menjadi jimat dan tempat tinggal tinggal jin. Mengapa Tali Pusar yang Sudah Lama Dibakar? Proses pembakaran merupakan cara cepat untuk menghancurkan tali pusar yang sudah terlanjur disimpan. Jika tali pusar anak langsung ditanam begitu ia lahir, bertahun-tahun kemudian pusar  sudah tidak ada lagi atau hancur. Jika tali pusar sempat disimpan lalu hilang, taubat merupakan jalan untuk melepaskan pengaruh tali pusar yang tanpa sadar menjadi jimat itu. Taufik menyarankan agar dibacakan ayat kursi sebelum dibakar. “Sebenarnya nggak harus ayat kursi yang dibaca. Bisa ayat lainnya atau cukup bismillah lalu tiup. Tujuannya agar jin yang

Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kemendikbud 2016

LOMBA PENYUSUNAN CERITA RAKYAT Direktorat Pembinaan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan 4 lomba untuk konten (isi) laman Anggun Pendidikan Anak Usia Dini yaitu http://www.anggunpaud.kemdikbud.go.id atau  http://www.paud.kemdikbud.go.id . Salah satu lomba tersebut adalah Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Tema Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Kali ini Lomba Konten Anggun PAUD adalah “Penumbuhan Budi Pekerti Pada Anak Usia Dini” Ketentuan Lomba Penyusunan Cerita Rakyat Cerita rakyat fokus pada pengembangan Nilai Agama dan Moral dan Bahasa. Sasaran pengguna cerita rakyat adalah Guru PAUD, Pengelola PAUD. Cerita rakyat dapat berbentuk; (1)   Fable (cerita binatang) (2)   Legenda (asal-usul terjadinya suatu tempat) (3)   Sage (unsur sebuah sejarah) (4)   Epos (kepahlawanan) (5)   Cerita jenaka. Cerita disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Panjang naskah berada pada kisaran 400 – 600 kata

Contoh Surat Keterangan Siswa dengan NISN

Lomba menulis untuk siswa SD, SMP atau SMA seringkali mensyaratkan surat keterangan dari kepala sekolah, lengkap dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Surat ini untuk menguatkan status siswa di satu sekolah sekaligus sebagai upaya menyadarkan pihak sekolah bahwa ada siswanya yang ingin mengikuti suatu lomba.  Surat Keterangan Siswa Siswa cukup menyampaikan permintaan surat keterangan siswa kepada guru, wali kelas, atau wakil kepala sekolah urusan kesiswaan. Surat keterangan siswa dibuat oleh bagian administrasi sekolah, ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap. Berikut ini merupakan contoh surat keterangan siswa yang belum ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi cap.    Contoh surat keterangan siswa yang belum dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah Nomor Induk Siswa Nasional Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor identitas unik yang diberikan secara acak kepada setiap siswa di Indonesia oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP),