Menulis, Buku, Kehidupan

Rabu, 30 Desember 2015

Aktor Tampan Rela Melakukan Adegan Panas di Film Terbarunya

Aktor Tampan Rela Melakukan Adegan Panas di Film Terbarunya

Aktor tampan ini rela melakukan adegan panas di film terbarunya. Tidak ada raut penyesalan di wajahnya saat menceritakan pengalaman syuting, termasuk adegan dengan beberapa gadis. Semua dilakukan dengan penuh kesadaran dan profesionalitas tinggi.

Hamas Syahid Izzudin sebagai Mas Gagah


Rela Melakukan Adegan Panas

Aktor tampan yang saya maksud itu bernama Hamas Syahid Izzudin. Pria kelahiran Bengkulu 11 Maret 1992 itu merupakan pendatang baru di dunia perfilman Indonesia. Film pertamanya, Tausiyah Cinta baru saja beredar pada Oktober 2015 lalu. Saat ini, Hamas masih berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di satu perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.

Film pertama Hamas, belum mampu menarik banyak penonton seperti film-film box office Indonesia semacam Ayat-Ayat Cinta dan Surga yang Tak Dirindukan. Untuk film berikutnya, Hamas menyiapkan diri sebaik mungkin. Modal wajah tampan dan sosok yang keren saja mungkin tidak cukup menarik minat penonton film di negara kita. Hamas mengikuti karantina selama 3 bulan guna latihan acting, public speaking, bela diri dan berbagai kemampuan lain dalam rangka memerankan Mas Gagah di film Ketika Mas Gagah Pergi.

Setelah karantina, Hamas masuk ke dalam proses syuting. Ia rela melakukan adegan-adegan panas di bawah terik sinar matahari. Misalnya adegan tenggelam di lautan Ternate. Hamas harus merasakan 15 detik kondisi antara hidup dan mati tanpa pemeran pengganti atau stuntman.

Adegan Panas film Ketika Mas Gagah Pergi
Salah satu adegan panas di perairan Ternate
Berbagai adegan yang menuntut penampilan fit di bawah panas sinar matahari lainnya juga dilakoni Hamas di berbagai lokasi. Namun ia tak sendiri. Ada aktris dan aktor pendatang baru maupun bintang film ternama sebagai lawan mainnya. Beberapa aktris dan aktor ternama itu adalah Mathias Muchus, Epi Kusnandar, Miller Khan, dan masih banyak lagi. 

Orang-orang ternama pendukung film KMGP
Orang-orang ternama pendukung film Ketika Mas Gagah Pergi

Adegan dengan Beberapa Gadis

Pada acara Meet and Greet film Ketika Mas Gagah Pergi di Bandung beberapa waktu yang lalu juga, Hamas Syahid Izzudin menceritakan proses syuting dengan beberapa gadis. Hamas yang juga seorang penghafal Al Qur’an ini harus take adegan berulang-ulang di tengah histeria gadis-gadis. Awalnya ia merasa tak nyaman. Namun Mas Gagah yang diperankan Hamas adalah seorang model ternama yang memiliki banyak penggemar. Mau tak mau, adegan seperti itu harus dilakukannya.

Mas Gagah Model Pria
Hamas sebagai Mas Gagah. Pada film KMGP, Mas Gagah berprofesi sebagai model 
Tantangan lain bagi Hamas adalah mengimbangi acting Aquino Umar yang berperan sebagai Gita, adik Mas Gagah. Hamas harus bisa menunjukkan rasa sayang dan cinta kasih pada sang adik di film Ketika Mas Gagah Pergi tanpa bersentuhan sama sekali. Padahal Aquino Umar baru dikenal Hamas saat lolos audisi film Ketika Mas Gagah.

Hamas menyisihkan sekitar 2000 orang yang pernah turut serta dalam casting sebagai Mas Gagah. Dari sekian ribu orang itu, ada 7 pria yang benar-benar cocok sebagai Mas Gagah, dan Hamaslah yang terpilih sebagai Gagah Perwira Pratama di film Ketika Mas Gagah Pergi.

Pemain film Ketika Mas Gagah Pergi bersama Gubenur Jawa Barat
Hamas dan pemain film Ketika Mas Gagah Pergi lainnya bersama Ahmad Heryawan, Gubenur Jawa Barat
dalam acara Meet and Greet
Bagaimana acting seorang Hamas? Kita nantikan saja penayangan film Ketika Mas Gagah Pergi di bioskop pada Januari 2016 nanti. Tiket nonton bareng film Ketika Mas Gagah Pergi sudah bisa dipesan melalui www.kmgp.club



Foto dari bintang.com, sastrahelvy.com dan dokumentasi pribadi

Comments
6 Comments

6 komentar:

  1. Panas ... panas ... panas ...

    BalasHapus
  2. Adegan panas, adegan di bawah Terik mentari. Adegan dingin, adegan di dalam kulkas. Mantap deh!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adegan yang benar-benar panas, kan, Bil? :-P

      Hapus