Menulis, Buku, Kehidupan

Senin, 13 Juli 2015

Vitamin C Kauffman High Dose Bukan Sekadar Atasi Sariawan

Sariawan sangat rajin muncul di mulut saya, sekitar 7 tahun terakhir. Apakah saya kekurangan vitamin C. Dugaan itu sempat melintas. Mulailah saya mengonsumsi suplemen vitamin C, berbentuk tablet 50mg atau 500mg. Namun sariawan tetap datang. Saya terpikir untuk mengonsumsi vitamin C dosis tinggi seperti Vitamin C Kauffman High Dose. Cara yang berlebihankah untuk mengatasi sariawan?

Beda Dosis untuk Manfaat Tertentu

Kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan U.S. Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine untuk untuk laki-laki di atas 18 tahun adalah 90 miligram (mg), sedangkan untuk wanita di atas 18 tahun 75 mg. Bagi perempuan hamil, kebutuhan vitamin C 85 mg dan wanita yang menyusui butuh 120 mg.
Kebutuhan vitamin C dengan dosis normal bisa kita peroleh dari makanan atau dari suplemen sebab untuk tujuan tertentu, dosis vitamin C yang diperlukan juga berbeda. Mayo Clinic, sebuah praktik medis nirlaba dan kelompok penelitian medis yang berbasis di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat, merekomendasikan beberapa penggunaan vitamin C dosis tinggi sebagai berikut.
·        Untuk mendapatkan manfaat antioksidan, vitamin C 200-1,000 mg dapat diberikan selama 4 minggu sampai 1 tahun; 300-3,000 mg vitamin C sebaiknya disuntikkan ke pembuluh darah selama 8 minggu.
·        Untuk pencegahan kanker, 120-2,000 mg vitamin C dapat digunakan selama 7-8 tahun.
·        Untuk mencegah influenza (common cold) secara umum, 30-3,000 mg dapat dikonsumsi selama 2-8 minggu di musim dingin.
·        Untuk kesuburan, 750 mg vitamin C digunakan selama 6 bulan.
·        Untuk infeksi bakteri H. pylori yang menyerang perut konsumsi , 400-1,000 mg vitamin C slama 7 minggu.
·        Untuk tekanan darah tinggi, 60-4,000 mg vitamin C digunakan 6-16 minggu.
·        Untuk mencegah encok, 500-1.500 mg harus dikonsumsi dari makanan atau suplemen setiap hari.
Ternyata tidak berlebihan mengonsumsi vitamin C dosis tinggi untuk tujuan tertentu. Saya merasa tercerahkan, karena cenderung menganggap vitamin C sekadar untuk mencegah sariawan saja. Ternyata menfaat vitamin C banyak sekali. Dan tubuh kita tidak dapat memproduksinya sendiri.

Vitamin C Kauffman High Dose

Untuk Kecantikan yang Aman

Saya meyakini, penggunaan obat-abatan atau suplemen sebaiknya berdasarkan saran dari dokter atau praktisi kesehatan lainnya. Terlebih berdasarkan dosis yang direkomendasikan oleh Mayo Clinic di atas memuat rentang kebutuhan vitamin C, bukan dalam satu angka saja.
Syukurlah istri saya perawat, maka saya bertanya kepadanya soal vitamin C dosis tinggi. Saya menyebutkan Vitamin C Kauffman High Dose. Jawabannya agak mengejutkan saya!
“Itu, sih buat kulit…” istri saya menyebutkan nama seorang dokter dan beberapa temannya yang menggunakan vitamin C dosis tinggi sebagai pemutih alami, sumber collagen, dan anti aging. Menurut istri saya, penggunaan vitamin C dosis tinggi itu memang membuat kulit sang dokter dan beberapa temannya halus dan tampak awet muda.
“Bentuk ampul 5000 mg itu biar aman buat percernaan, ya?” tanya saya lagi menyebutkan bentuk Vitamin C Kauffman High Dose. Istri saya mengangguk. Ia pernah menolong sang dokter dan temannya menyuntikkan vitamin C dosis tinggi itu. Penyuntikan membuat vitamin C lebih mudah terserap oleh peredaran darah dan lebih cepat terasa manfaatnya dan tidak menyebabkan gagal ginjal.
Rasanya banyak sekali manfaat yang dapat saya peroleh dari penggunaan vitamin C dosis tinggi. Bukan hanya sariawan yang teratasi, penampilan pun akan diperbaiki. Apalagi Vitamin C Kauffman High Dose disebutkan bermanfaat untuk mencerahkan dan melembabkan kulit, manyamarkan flek-flek hitam, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kulit terlihat kusam, menghilangkan bekas luka, jerawat, dan lainnya, menjadikan kulit kenyal dan elastis. Wah-wah, bia serupa model model pria, nih kulit saya nantinya. 




Sumber foto: shutterstock.com
Comments
11 Comments

11 komentar:

  1. Seandainya saja ada yang menjadikan saya kelinci percobaan untuk mengonsumsi vitamin ini, saya akan sukarela dah :)

    BalasHapus
  2. memang vitamin C ......tinggi atau rendah dosisnya tetap amaaaannn lhow

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, selama dalam pengawasan dokter ^_^

      Hapus
  3. Biasanya cuma konsumsi vit C yg diisep-isep itu aja. Itu juga jarang banget. Duh... vitamin ini disuntik gitu ya mas? Ngerii duluan, soalnya takut jarum suntik >_____<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga baru tahu, ada Vitamin C yang disuntik dan infus kayak Kauffman ini. Pas disuntik merem aja, mbak ^_^

      Hapus
  4. disuntik?? i think again.. hehe... :D

    terakhir disuntik waktu masih SD XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. BUkan masalah disuntik sebenarnya, tapi siapa yang melakukan penyunyikan itu, kan? Hehehe...

      Hapus
    2. ini komen di blognya mas Koko asik bgt. tanpa hambatan, lancar jaya kek arus balik arah Jakarta-Jawa :D

      Hapus
  5. waduh bentar lagi banyak tawaran jadi model ya...memang vitamin C banyak sekali manfaatnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Model tanpa memperlihatkan wajah ^_^

      Hapus