Menulis, Buku, Kehidupan

Kamis, 02 April 2015

Kisah Seram dengan Nama Tokoh Serupa Produk Wewangian Pria

Kisah misteri dengan tokoh cewek itu biasa. Namun tokoh cewek dengan nama unik, sepertinya masih jarang. Apalagi jika namanya mengingatkan kita pada produk perawatan khusus pria. AX. Itulah nama tokoh novel Misteri Rumah No 66 karya Sherina Salsabila.   

Rumah Misterius Nomor 66

AX mempunya nama panjang dari Alezalea Xaverexa. Ia dan keluarganya pindah dari Rocky City ke Kota Numberluck karena mengikuti ayahnya yang ditugaskan ke sana. Pada hari pertama di sekolah baru, AX memperkenalkan diri, juga menyebutkan alamat rumahnya. Teman-teman barunya terkejut, karena rumah AX di Six Street No 60, berdekatan dengan dengan rumah No 66 yang sangat misterius. Berbagai gosip mengerikan harus didengar AX pada jam istirahat dari teman-teman yang baru dikenalnya. Bukannya takut, AX malah penasaran. Ia ingin menyelidiki, apa yang sebenarnya bersembunyi di rumah nomor 66 itu. 

Bersama teman-teman sekelasnya, AX mulai melakukan penyelidikan. Apalagi rumah no 66 itu terlihat cukup jelas dari balkon rumahnya. Suatu malam AX meneropong rumah nomor 66 itu. Ia melihat sosok aneh di dalam rumah. Tak disangka, AX juga memergoki ayahnya pergi ke rumah no 66 di tengah malam melalui jalan rahasia di halaman rumahnya. AX mengikuti ayahnya. Sedikit demi sedikit, AX dan teman-temannya berhasil menguak misteri yang tersembunyi di rumah nomor 66 itu. Keberhasilan itu membuat AX dan teman-temannya bertekad untuk memecahkan misteri-misteri lainnya. 


Nama Unik dan Nomor 66

Novel karya Sherina ini menggunakan latar tempat antah berantah. Tidak ada penyebutan tanda pengenal satu negara pun kecuali nama kota cukup unik, Rocky City ke kota Numberluck . Dari nama kota, kita bisa menduga bahwa kota itu berada di suatu tempat di luar negeri, bukan di Indonesia. Hal itu juga tercermin dari nama-nama tokoh: Miss Glad, Eugine, Jonas, Hannah, Daryl, Mr Dannis. Beberapa nama agak sulit untuk dilafalkan lidah kita, orang Indonesia. Namun kesulitan itu mungkin disengaja Sherina agar menjadi daya tarik bagi novel ini. 

Nomor 66 pun dipilih mungkin karena beberapa kejadian misterius yang pernah terjadi berkaitan dengan angka itu. Gempa Yogyakarta tanggal 20 Agustus 2010 berselang 66 hari dengan peristiwa letusan gunung merapi yang mulai mendatangkan korban. Nama Marijan, jika diurutkan M = 13, A = 1, R = 18, I = 9, J = 10, A = 1, N = 14 dan dihitung jumlahnya juga menghasilkan nilai 66. Meskipun nama asli Mbak Marijan sebenarnya Maridjan. Ada huruf D sebelum J. Mungkin tulisan di internet tentang angka 66 itu menginspirasi Sherina untuk menjadikannya sebagai nomor rumah yang misterius. 


Kisah Misteri yang Ringan

Secara umum, Sherina berhasil menuliskan kisah fiksi yang mengalir tanpa harus membuat pembaca pusing memikirkan kalimat-kalimatnya. Novel ini, bagai kerupuk yang mudah dikunyah. Sekali duduk selama 2-3 jam saja, novel setebal 116 halaman ini sudah bisa kita tamatkan. Kisah seram yang dihadirkan penulis kelahiran Padang, 29 Oktober itu juga cukup menghibur tanpa harus membuat kita ketakutan setengah mati. Sebab kisahnya bukan soal hantu atau mahluk gaib, hanya misteri di dalam rumah kosong. 

Penulis cilik lain yang ingin menulis kisah seram tentang rumah bisa mengambil latar tempat yang berbeda dengan Sherina. Indonesia memiliki banyak rumah adat. Rancang bangun dan makna rancangan yang tersimpan dalam rumah-rumah adat Indonesia sangat menarik untuk dijadikan kisah. Misalnya saja Tongkonan, rumah adat suku Toraja di Sulawesi Selatan. Atap rumah melengkung seperti perahu. Bagian depan rumah berhiaskan tanduk kerbau. Selain menjadi tempat tidur dan dapur, rumah itu juga tempat untuk menyimpan mayat. Unik, menarik, dan terasa seram kan? Jika belum pernah kesana, meneliti tulisan tentang Toraja di internet merupakan salah satu alternatif cara penulisannya. Silakan mencoba. 
,
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar