Menulis, Buku, Kehidupan

Sabtu, 28 Maret 2015

Bebek Kaleyo Itu Asem Banget!

Saya tidak suka masakan bebek. Ketidaksukaan itu terbentuk karena ibu berkali-kali memasak bebek peliharaan kami. Bebek-bebek yang ribut dan berkejaran kerap terbayang di kepala saya saat masakan bebek terhidang. Namun saya tak punya pilihan jika memenuhi undangan dan santapan yang tersedia hanya bebek. 



Saat beberapa teman mengadakan pertemuan di rumah makan Bebek Kaleyo Bandung, saya sempat ragu. Hidangan di sana pastilah serba bebek. Berdasarkan pengalaman menemani istri menikmati kuliner Bandung dari bebek, tidak semua masakan bebek mengena di hati saya. Terkadang daging bebeknya masih alot, membuat bayangan bebek peliharaan saat kecil terlintas lagi.


Bebek Kaleyo Bandung, tampak luar

Saya memaksakan diri pergi ke Bebek Kaleyo Bandung. Bebek Kaleyo adalah kuliner Bandung yang resmi dibuka awal Januari 2015 lalu. Teman satu kantor merekomendasikan, katanya “Bebek Kaleyo merupakan tempat makan yang enak dan murah di Bandung”. Alamatnya di Jl. Pasir Kaliki No 185-189 Bandung, tepat di persimpangan Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.


Peta lokasi Bebek Kaleyo Bandung

Setelah beberapa jam berada di sana, mencicipi dengan ragu hidangan bebek sambil ngobrol ini itu dengan beberapa teman, saya harus mengatakan bahwa Bebek Kaleyo Bandung itu ASEM banget!


A untuk Asyik


Sebelum datang ke Bebek Kaleyo Bandung, saya sempat googling, ingin tahu bentuk rupa rumah makan Bebek Kaleyo. Gambar-gambar yang saya temukan menampilkan suasana rumah makan yang cukup lega dan lapang di berbagai cabang Bebek Kaleyo. Ternyata bebek Kaleyo Bandung juga seperti itu. Sebagai cabang yang ke-14, Bebek Kaleyo menempati area yang cukup luas dan lega. Baru pertama kali pertama saya datang ke rumah makan bebek yang lapang seperti Bebek Kaleyo Bandung.


Area Makan yang luas dan lega, menyediakan 80 meja untuk santap bersama


Saya sempat mengitari seluruh meja dan melihat meja dengan nomor urut 80. Rupanya 80 itu adalah meja terakhir. Satu meja paling kecil muat untuk 4. Namun umumnya satu meja bisa untuk bersantap 8-10 orang. Jadi rumah makan Bebek Kaleyo Bandung bisa menampung minimal 320 orang atau bahkan sampai 500 orang dalam satu waktu.

Bersantai dan bermain di Bebek Kaleyo Bandung
Bebek Kaleyo Bandung juga memiliki toilet yang cukup banyak. Ada 4 bilik di toilet laki-laki, begitu juga dengan toilet perempuan. Lantainya bersih dan harum, selalu ada yang membersihkan tiap beberapa jam sepertinya. Tempat shalatnya muat untuk dua puluhan orang. Ruangan makan yang lega, fasilitas toilet dan shalat yang memadai menjadikan Bebek Kaleyo Bandung pantas menjadi pilihan keluarga melepas lapar dahaga dengan suasana yang berbeda.

Tempat shalat yang cukup nyaman, juga toilet yang terawat bersih

S untuk Sehat


Daging bebek memiliki nutrisi yang lengkap. Daging bebek mengandung protein tinggi sekitar 50% dari kebutuhan protein harian untuk jumlah konsumsi 100 gram daging bebek. Vitamin A, B3, C, zat besi, selenium dan kalsium juga terkandung di dalamnya. Setiap 100 gram daging bebek bagian dada setidaknya menyimpan 50% vitamin B3 yang kita butuhkan dalam sehari. Vitamin B3 ini dapat membantu tubuh kita mengurangi jumlah Lipoprotein (LDL) si  kolesterol jahat penyebab penyakit jantung.

Bebek Peking kremes yang digoreng dengan minyak maksimal 2x pakai.
Nah, cara memasak yang tidak tepat bisa mengakibatkan kandungan nutrisi itu hilang, terutama jika digoreng terlalu panas atau digoreng dengan minyak yang sama berkali-kali. Hal inilah yang menyebabkan saya agak anti dengan makanan goreng dari luar rumah. Sebagian penjual makanan yang digoreng sering menggunakan minyak goreng berulang-ulang. Hilanglah nutrisi untuk tubuh akibat cara memasak yang tidak tepat itu.


Bebek Kaleyo Bandung, proses awal memasaknya di Jakarta

Bebek kaleyo di situsnya sudah menyatakan bahwa mereka hanya menggunakan minyak goreng dua kali saja. Penggunaan minyak goreng dua kali saja memungkinkan nutrisi bebek tetap terjaga, tidak bertambah dengan zat-zat yang bisa merusak tubuh secara perlahan. Maka fakta penggunaan minyak goreng dua kali itu sangat menenangkan saya; makan Bebek tanpa rasa khawatir. Terlebih Bebek Kaleyo telah mendapat sertifikasi halal dari MUI.   


E untuk Enak


Tepat jam 12.00 WIB, antrian di depan meja saji Bebek Kaleyo Bandung sudah ramai. Saya menghitung ada 30 orang yang sedang mengantri dan saya menjadi pengantri yang ke-31. Antrian yang panjang itu sedikit memberi isyarat, bahwa masakan bebek di Bebek Kaleyo Bandung ini enak. Jika kurang enak, kecil kemungkinan orang banyak mengantri. Seorang karyawati memberikan saya buku menu. Gunanya agar saya sudah bisa menyebutkan menu saat berada di meja saji.

Antrian pengunjung untuk memilih menu

Meja saji penuh dengan contoh paket bebek di atas piring namun terbungkus plastik. Saya memilih bebek peking dan sate bebek, sayur pare tumis dan sambal mangga muda. Tak lupa juga saya mengambil sambal khas Kaleyo gratis di depan meja kasir. Untuk minumannya saya menujuk es pala. Saya membawa menu tersebut ke meja santap. Beberapa teman sudah menikmati menu bebeknya. Kelihatannya, enak. Namun saya tetap saya agar berdebar-debar saat menjumput nasi dan mencubit daging bebek.

Sate Bebek, daging diungkep, kemudian dibakar

Bebek peking pilihan saya ternyata empuk. Begitu dikunyah terasa lembut. Sambal Kaleyo juga tidak begitu pedas meskipun mirip dengan sambal ekstra pedas di rumah makan lain. Sate Bebek juga terasa empuk ketika gigi saya memotongnya. Saya bersantap tanpa mengingat sedikit pun kenangan buruk dengan daging bebek. Hidangan bebek peking dan sate bebek ludes dalam hitungan menit. Alhamdulillah, Bebek Kaleyo ini bisa masuk daftar bebek layak makan di dalam kepala saya: tempat makan enak dan murah di Bandung


Sambal khas Kaleyo, gratis! Ambil sepuasnya

M untuk Murah.


Sebelum makan, saya menekuri harga menu-menu bebek di buku menu. Harga setiap menu bebek berkisar pada harga Rp 25.000. Harga tersebut sudah termasuk nasi dan sedikit sayur lalapan, namun belum termasuk minuman. Untuk sayuran, sambal, dan menu lain yang tidak masuk dalam paket contoh, kita harus membayar lagi. 

Berbagai pilihan menu dengan harga terjangkau

Berbagai minuman juga tersedia, baik minuman panas maupun dingin. Teh tawar seharga Rp 1.500 atau es teh manis yang dikenakan tarif Rp 3.500. Bisa menjadi pilihan jika ingin berhemat ria. Jika dibandingkan dengan rumah makan bebek sejenis, Bebek Kaleyo ini tergolong menawarkan harga yang murah. 


Dummy atau contoh berbagai minuman dingin

Sekali lagi saya menambahkan Bebek Kaleyo di daftar rumah makan murah di kepala saya. Sehat, enak, dan murah. Sepertinya saya kan sering mengajak keluarga saya ke kuliner Bandung yang satu ini. Saya sudah membuktikan Bebek Kaleyo itu kuliner Bandung yang ASEM banget!     
Comments
4 Comments

4 komentar:

  1. hiyaaaa...aq gak nolak klo ditraktir ke situuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, nanti ajak masmu makan di situ, ya. Di jadebotabek banyak cabangnya. Kalau di Bandung baru 1

      Hapus
  2. Saya juga gak suka bebek kang koko. Tapi pas baca ulasan koko yang menarik, mauu nyoba jugaaa ah bebek kaleyonya muantep tenan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Bogor, Bebek Kaleyo belum ada, tapi kalau di Bekasi ada beberapa. BIsa cek di http://www.kaleyo.com/gerai Mamah Fatih

      Hapus